JAKARTA, CEKLISSATU -- Pengabdian panjang di institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali mengantarkan Dr. Awal Chairuddin, SIK, MH, meraih kepercayaan yang lebih besar.
Dalam inovasi, rotasi, dan promosi jabatan yang ditetapkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Awal yang juga Ketua Umum Persatuan Soft Tennis Indonesia atau PP PESTI periode 2023-2028, resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi sekaligus mendapat promosi sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Utama Tingkat I Divisi Hukum Polri.
Prosesi pelantikan terhadap 29 perwira tinggi Polri berlangsung di Aula Bareskrim Polri, Selasa (30/6/2026). Mereka merupakan bagian dari 1.121 personel yang masuk dalam pengobatan, rotasi, dan promosi jabatan berdasarkan tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026.
Kenaikan jabatan tersebut menjadi tidak penting dalam perjalanan karir Awal Chairuddin yang dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang operasional, pelatihan, pendidikan, hingga penegakan hukum.
Awal menegaskan bahwa pangkat dan jabatan bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Segala puji hanya milik Allah SWT. Kenaikan pangkat dan amanah jabatan ini merupakan sekaligus nikmat tanggung jawab yang harus saya emban dengan penuh keikhlasan. Saya berkomitmen menjalankan amanah ini sebaik-baiknya demi kemajuan lembaga Polri dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Irjen Pol Dr. Awal Chairuddin usai pelantikan.
Awal yang merupakan Ketua IKBTP Alumni Akpol 1994 periode 2018 hingga sekarang, menambahkan, setiap jenjang karir yang diraih merupakan hasil kerja kolektif, doa keluarga, serta dukungan para pimpinan dan rekan-rekan di institusi Polri.
“Saya meyakini bahwa jabatan adalah sarana untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Oleh karena itu, saya akan terus menjaga integritas, profesionalisme, serta mengedepankan pelayanan yang berkeadilan. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan dan petunjuk dalam setiap langkah pengabdian,” tutur Awal, yang juga aktif sebagai Wakil Ketua Ikatan Alumni Lemhanas PPSA XXII 2019 periode 2019-Sekarang.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pelatihan karier untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo.
Bagi Awal Chairuddin, penyematan bintang dua bukan sekadar pencapaian karir, tetapi buah dari perjalanan panjang yang dicapai sejak lulus Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Perwira kelahiran Makassar, 3 Desember 1971, itu mengawali pengabdiannya sebagai Perwira Pertama di Korps Brimob sebelum meniti berbagai pengugasan strategi di lingkungan Polri.
Kariernya terus berkembang, mulai dari bertugas di Polda Jawa Barat, menjadi Sekretaris Pribadi Wakapolri, Kapolres Subang, Kapolres Bekasi, Kapolres Metro Jakarta Utara, hingga dipercaya sebagai ajudan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
Kepercayaan yang terus mengalir membawa berbagai jabatan, termasuk sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri dan Analis Kebijakan Utama di Bareskrim Polri. Kini, ia kembali mendapat amanah baru di Divisi Hukum Polri sebagai salah satu perwira tinggi berngkat Inspektur Jenderal.
Di bidang akademik, Awal juga dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Beliau meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Negeri Makassar dengan predikat cum laude dan IPK sempurna 4,00. Disertasinya mengenai optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dalam membangun kepercayaan publik menjadi salah satu wujud kontribusinya terhadap penguatan institusi kepolisian.
Disertasinya mengenai optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dalam membangun kepercayaan publik menjadi salah satu wujud kontribusinya terhadap penguatan institusi kepolisian.
Peningkatan pangkat menjadi Inspektur Jenderal sekaligus promosi menegaskan konsistensi perjalanan pengabdian Awal Chairuddin selama lebih dari tiga dekade.
Dengan pengalaman yang matang, rekam jejak kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan akademik yang mumpuni, amanah baru tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam membangun Polri yang profesional, dan semakin dipercaya masyarakat.
Comment