Wujudkan Bogor Berkeadaban, Pemkab Kucurkan Duit Hingga Puluhan Miliar

  • Whatsapp
Bupati Bogor Ade Yasin (tengah) saat meninjau gudang Bulog Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (29/4/2020). (Dwi Susanto/Ceklissatu.com)

CIBINONG, Ceklissatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengucurkan anggaran negara hingga puluhan miliar demi mewujudkan program Pancakarsa, seperti Karsa Bogor Berkeadaban dan Karsa Bogor Cerdas.

Anggaran tersebut diantaranya dialokasikan ke sektor pendidikan keagamaan melalui Dinas Pendidikan sebesar Rp19,365 milyar yang terdiri dari bantuan PPG guru PAI sebesar Rp1,2 miliar, bantuan insentif untuk 3.455 guru madrasah sebesar Rp3 juta per tahun, bantuan rehabilitasi 200 madrasah sebesar Rp9 miliar.

Bacaan Lainnya

Kemudian untuk program Bogor Cerdas dan Bogor Berkeadaban yang disalurkan Kementerian Agama untuk tahun 2021 sebesar Rp36.950.637.000 diperuntukan untuk sektor pendidikan Islam dengan total anggaran sebesar Rp12.635.273 miliar yang dialokasikan untuk Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) lembaga madrasah diniyah takmiliyah sebesar Rp5 juta per tahun, bantuan tunjangan fungsional untuk 9.720 guru non formal diniyah takmiliyah sebesar Rp750 ribu per tahun, serta dukungan untuk kegiatan Pekan Olahraga dan Seni antar diniyah (Porsadin) sebesar Rp200 juta.

“Bantuan sarana keagamaan dan hibah insentif ini sangat diperlukan untuk masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Walaupun kita fokus pada masa penanganan pandemi, tetapi banyak hal yang perlu diperhatikan termasuk keberlangsungan pondok pesantren dan madrasah karena mereka salah satu lembaga yang memang turut mencerdaskan bangsa,” tegas Bupati Bogor, Ade Yasin, Selasa (16/11/21).

Selain itu, program Bogor Berkeadaban tahun 2021 juga sudah direalisasikan melalui berbagai kegiatan. Yakni bantuan sarana dan prasarana keagamaan untuk masjid, mushola, majelis taklim dan pondok pesantren Rp12,7 milyar. Kemudian program pembinaan lembaga keagamaan, MUI, Baznas, BWI, DMI, bantuan legalitas pesantren dan pembinaan Ormas Islam dengan total anggaran sebesar Rp8,7 milyar.

“Untuk implementasi dari Bogor Berkeadaban yang telah kami lakukan yaitu, penambahan jam pendidikan agama dan keagamaan, lalu ada Jumat Mengaji (Bogor Ngaos) dan Kamis Nyunda,” kata dia.

“Kami jug mengadakan program 1.000 hafiz Qur’an, tahun ini sebanyak 300 orang, program PKBM bagi ponpes salafiyah, beasiswa bagi 1.200 salah satunya bagi hafiz Qur’an. Kemudian bantuan legalitas ponpes, rehabilitasi Bogor Islamic Center, peningkatan kualitas pendidikan madrasah dan Program Nongol Babat,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *