Wisata Leuwihejo Masih Buka, Kadisbudpar : Pungli itu ilegal

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor mengecam adanya pungutan liar (Pungli) tiket masuk kesejumlah wisatawan ditengah masih ditutupnya wisata Leuwihejo, imbas viralnya harga tiket yang cukup mahal.

Deni Humaedi Kadisbudpar Kabupaten Bogor menyebutkan tiket masuk yang dikelola sejumlah orang ditengah tutupnya wisata Leuwihejo merupakan ilegal. “Ilegal itu, bisa dinamakan pungli, padahal pemerintah sudah memerintahkan untuk ditutup dahulu,”tegasnya.

Bacaan Lainnya

Tutupnya wisata leuwihejo Riverside, imbas viralnya harga tiket yang cukup mahal, padahal tiket masuk hanya senilai Ro.15 ribu kemudian naik menjadi Rp.40 ribu. “Pemerintah sendiri tidak mengetahui kenaikan tersebut, walaupun itu ranah pengelola, tapi kan ada pajak-pajak wisata yang harus dibayarkan, kalau tidak ada pemberitahuan juga salah,”jelasnya.

Walaupun sudah memiliki Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) (CHSE) namun di Kabupaten Bogor masih masuk Level tiga, melaranf semua wahana Curug yang ada lingkungan Leuwihejo buka. “Ketentuan level tiga belum boleh keseluruhan dibuka, apalagi di Leuwihejo ada enam curuh yang berdampak keramaian nantinya, “ungkapnya.

Dirinyapun menghimbau kepada pengelola adanya bahasan terkait naiknya harga tiket tersebut. “Coba dimusyarawakan dengan beberapa pihak, pengelola, Perhutani, dan pemerintah desa, agar menemukan titik temu harga tiketnya,”tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *