Warga Tamansari Keluhkan Jalan Rusak dan Berlubang, Kades Rosidin: Sudah Kita Laporkan ke UPT

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor rusak berat. Hal itu terlihat saat wartawan Ceklissatu.com melintas di Jalan alternatif penghubung dua desa di wilayah Tamansari.

Pantauan di lapangan pada Senin (25/10/2021) siang, ruas jalan yang diketahui merupakan jalan kabupaten itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Batu krikil dan pasir yang seharusnya menempel diantara aspal kini sudah mengelupas. Parahnya lagi di sebagian ruas jalan lainnya sudah mulai amblas.

Bacaan Lainnya

Dikonfirmasi ke sejumlah pengguna jalan, bahwa kondisi jalan tersebut memang sudah lama rusak dan belum ada perbaikan. Mereka pun mengaku, saat melintas di jalan yang rusak itu harus pelan-pelan dan juga harus menunggu kendaraan yang lain.

“Kalau misalkan ada kendaraan dari arah berlawan tuh kita harus ngalah, karena untuk menghindari jalan yang sudah amblas itu,” kata sejumlah pengguna jalan di lokasi tersebut.

Belum lagi, sambung dia, ketika hujan turun kondisi jalan pun penuh lumpur dan sudah seperti kubangan air. “Kalau lagi hujan tuh di sini penuh lumpur,” sambungnya.

Selain pengguna jalan, warga di Desa Sukaluyu pun mengatakan hal yang sama, seperti halnya dikatakan Johan. Ia mengungkapkan, jalan yang ada di wilayahnya itu sudah dua kali amblas dan terjadi sekitar satu bulan lebih.

“Di situ kan masuk jalan rame, jalan umum takut ada yang kecelakaan di situ, karena kan kalau di malam hari kondisi jalan idak kelihatan,” ungkapnya.

Kondisi jalan yang kini rusak, kata dia, belum ada tindakan atau upaya dari pemerintah untuk kembali memperbaikinya. “Sempat tuh diperbaiki, tapi sekarang amblas lagi. Kami selaku warga berharap ada perhatian dari pemerintah, agar kondisi jalan di wilayah kami kembali mulus dan enak dilintasi,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Sukaluyu Rosidin mengaku memang dirinya sering mendapat keluhan warga terkait jalan rusak, dan dia pun sudah mencoba memfasilitasi dan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini pihak UPT.

“Saya sudah dua kali menyampaikan ini ke UPT, tapi jawabannya dia juga katanya menunggu informasi dari pusat, jadi belum ada kepastian kapan akan diperbaiki,” kata Rosidin saat dikonfirmasi Ceklissatu.com.

Ia pun menuturkan, bahwa jalan rusak yang ada di wilayahnya terdapat tiga titik, satu diantaranya sedang diperbaiki. “Iya ada tiga titik, tapi yang di Buniaga sedang di perbaiki,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *