Warga Sukamulya Sambut Pembangunan Cicangkal-Legok

  • Whatsapp

BOGOR,Ceklissatu.com— Setelah beberapa kali mendesak Dinas Pembangunan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Pemkab Kabupaten Bogor untuk segera membangun jalan Cicangkal-Legok yang berada di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin-Bogor dengan berbagai aksi dan mengirimkan surat, akhirnya membuahkan hasil dan mendapatkan kabar baik.

Pasalnya jalan tersebut kondisi rusak parah tersebut merupakan jalur utama penghubung antara Desa Sukamulya Kabupaten Bogor dengan Desa Dangdang yang berada di kabupaten Tanggerang

Bacaan Lainnya

Seperti dikemukakan warga Desa Sukamulya Junaedi sebelumnya berbagai upaya telah ditempuh oleh warga Desa Sukamulya, mulai dari mengirim surat sampai audiensi dengan pihak Kecamatan maupun DPUPR Kabupaten Bogor rusak parah.

“Terakhir pada tanggal 12 April 2021 warga menyurati DPUPR dan di balas dengan kunjungan Kepala Dinas, Camat, UPT Jajem dan Pemdes Sukamulya ke lokasi. Alhamdulillah ada kabar baik ,papan proyek sudah terpasang di ruas jalan Cicangkal-Legok akan segera dibangun/betonisasi,”katanya, Minggu (25/7/2021).

Dengan begitu kata Junaedi warga yang tergabung dalam dalam Forum Masyarakat Desa Sukamulya (FMD) mengapresiasi serta menyambut baik pembangunan jalan Cicangkal-Legok

“Juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berusaha dalam proses pembangunan jalan Cicangkal-Legok sehingga bisa terwujud pembangunanya,”katanya.

Namun demikian pembangunan jalan Dengan sumber pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021, jadi perlu pengawasan dan kontrol semua pihak utamanya Masyarakat agar pembangunan sesuai dengan RAB.

“Sebagai mana yang tertera di papan proyek Program Penyelenggaraan Jalan,”tegasnya.

Sebelumnya sambung Junaedi mengatakan, jalan yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Tanggerang sepanjang hampir 5 KM tersebut awalnya rusak parah seluruhnya, namun sekitar 4 tahun lalu pemkab Tanggerang telah melakukan betonisasi hingga tersisa yang masuk ke wilayah kabupaten Bogor sekitar 2,4 KM.

“Kami selaku warga Kabupaten Bogor yang berbatasan lansung dengan kabupaten Tanggerang merasa miris melihat jalan tersebut, dimana di wilayah tetangga jalan sudah di betonisasi sementara diwilayah kami seolah tidak diperhatikan, padahal jalan itu sangat penting bagi warga terutama bagi mobilitas ekonomi,”ujarnya.

Juanwdi yang juga sebagai aktivis yang memperjuangkan jalan tambaang itu mengajak kepada semua pihak agar pembangunanya diawasi dan dijaga sehingga tidak ada hambatan.

“Sesuai dengan kewenangan dan peraturan yang ada serta tidak menggubris jika ada pihak-pihak yang tidak menginginkan pembangunan jalan tersebut. Kami warga Desa Sukamulya, Mekarsari dan Dangdang siap mengawal jalannya pembangunan tersebut,”pungkasnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *