Vaksinasi Pelajar di Kota Bogor Terus Dikebut

  • Whatsapp
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menerima suntikan vaksin pertamanya di Gedung Braja Mustika, Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (12/7/2021).

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, mematangkan persiapan rencana pembelajaran tatap muka (PTM) dengan mempercepat akselerasi vaksinasi bagi seluruh pelajar di Kota Hujan itu.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Hanafi mengatakan, saat ini capaian vaksinasi untuk sasaran remaja atau pelajar usia 12 – 17 tahun baru mencapai 15 persen.

Bacaan Lainnya

Hanafi berharap, vaksinasi untuk pelajar di Kota Bogor dapat dituntaskan sebagai syarat membuka PTM di sekolah.

“Nantinya Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan melakukan verifikasi, bahkan tidak menutup kemungkinan kita adakan kembali simulasi PTM. Mudah-mudahan dalam waktu dekat Kota Bogor bisa melakukan PTM,” ungkap Hanafi, Kamis (26/8/2021).

Hanafi menjelaskan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), daerah yang berada pada level 3 memungkinkan untuk dilaksanakannya kegiatan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Meski begitu, sambung Hanafi, dirinya belum dapat memastikan kapan pelaksanaan PTM di Kota Bogor dapat dilaksanakan.

Yang jelas, kata Hanafi, Kota Bogor saat ini terus menggencarkan kegiatan vaksin, di antaranya vaksinasi bagi usia remaja 12 hingga 17 tahun yang digelar di 68 kelurahan.

“Rentang usia tersebut sebagaimana diketahui didominasi oleh pelajar SMP dan SMA. Selebihnya ada yang tidak belajar atau ada yang bermukim di luar Kota Bogor.” tuturnya.

Ia membeberkan, sebelum terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 dan pemberlakukan PPKM Darurat, Kota Bogor telah mempersiapkan dan melaksanakan simulasi PTM, baik di sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

Disdik Kota Bogor, lanjut dia, juga sudah siap secara teknis untuk pelaksanaan PTM berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang terdahulu dan mengalami dua kali revisi.

Namun, seiring dengan kasus Covid-19 yang terus naik maka rencana PTM di Kota Bogor dicabut atau ditunda.

“Wali Kota Bogor selaku Ketua Satgas Covid-19 mencabut, jadi untuk PTM ditunda. Namun secara teknis kita siap. Alhamdulillah hari ini Kota Bogor masuk PPKM level 3,” imbu dia.

Pemkot Bogor sebelumnya mempertimbangkan untuk membuka kegiatan PTM setelah Kota Bogor mengalami penurunan status menjadi level 3 di masa perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan, pertimbangan untuk membuka kegiatan PTM tersebut merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021.

Bima pun meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk menyiapkan beberapa opsi terkait pembelajaran tatap muka.

“Saya perintahkan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan dua opsi. Apakah kita menunggu untuk pelajar 100 persen vaksin atau opsi kedua, sekolah yang sudah tervaksinasi 100 persen bisa menyelenggarakan tatap muka,” ucap Bima.

“Tinggal skemanya bagaimana, 1-2 hari ini kami akan coba rapatkan dan kaji format mana yang lebih baik. Tapi pada prinsipnya adalah hanya ketika vaksin ini sudah maksimal, di sekolah sudah 100 persen,” pungkasnya.

Editor: Ramdhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *