Usai Pertemuan Ganjil Genap, Warga Puncak Akan Dibawa ke Kementerian

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Usai pertemuan membahas kebijakan ganjil-genap di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, warga yang hadir dalam pembahasan tersebut akan dibawa ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan, kelanjutan pembahasan tersebut akan dilakukan di kementerian sebagai penentu untuk memutuskan.

Bacaan Lainnya

“Setelah pertemuan itu, nantinya perwakilan dari masyarakat Puncak tersebut akan dipanggil oleh Kemenhub untuk membahas lebih lanjut soal kebijakan ini,” kata Ade Yasin, Kamis (9/9/21).

Pertemuan tersebut terjadi kemarin sore di Aula Bawah Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan tersebut perwakilan warga yang menamakan Puncak Ngahiji itu langsung berdialog bersama dengan Forkopimda dan Kemenhub yang diwakili Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi.

Ade Yasin mengaku sedikit lega karena Kemenhub mendengarkan semua aduan masyarakat Puncak.

“Alhamdulilah ini diterima dengan baik oleh Kemenhub, oleh Pak Dirjen. Alhamdulillah juga pusat bottom up, mendengar dari bawah sebelum memutuskan,” jelas Ade Yasin.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka peluang untuk menghapus sistem one way di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor yang sudah lebih dari 30 tahun beroperasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, sistem yang telah diterapkan sejak tahun 1986 tersebut kini kondisinya tidak lagi relevan. Kemacetan di wilayah Puncak sudah sangat memprihatikan.

“Kita tengah mencari pola (pengganti) untuk diterapkan. Salah satunya adalah ganjil-genap yang tengah dilakukan uji coba saat ini,” kata Budi, usai berdialog bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bogor dan Kelompok Puncak Ngahiji di Aula Bawah Pendopo Bupati, Cibinong, Rabu (8/9/201).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *