UPT IJJ Wilayah III Tidak Transparan, Diduga Sengaja Tutupi Anggaran Pemeliharaan Jalan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Banyaknya ruas jalan di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang kini kondisinya rusak dan berlubang hingga amblas akhirnya ditanggapi UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Wilayah III.

Namun sayang, UPT IJJ Wilayah III tidak transparan dan diduga menutupi anggaran pemeliharaan jalan di wilayah Tamansari.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Kepala UPT IJJ Wilayah III Andri Wistianto mengaku perihal anggaran untuk pemeliharaan jalan dirinya tdak tahu, karena menurutnya masing-masing ruas jalan berbeda-beda.

“Kalau untuk anggaran enggak hafal, masing-masing ruas beda beda. Data ada di dinas,” ujar Andri kepada Ceklissatu.com melalui aplikasi whatsapp, Senin (25/10/2021) malam.

Dia juga mengklaim, beberapa ruas jalan di Kecamatan Tamansari sebetulnya sudah dilakukan pemeliharaan berupa tambal sulam, seperti di Sukaluyu Ciapus Tamansari.

“Jadi tinggal beberapa ruas jalan yang belum dilakukan,” katanya.

Ia menambahkan, untuk ruas jalan yang lain dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemeliharaan jalan. “Sesuai jadwal kita akan pelihara dalam beberapa hari kedepan,” ucapnya.

Selain itu, Dia juga mengaku usulan dari Pemerintah Desa di Tamansari sudah ia terima yang kemudian diusulkan kembali ke dinas terkait untuk dilakukan peningkatan atau rehabilitasi jalan.

“Semua usulan ditampung, disusun skala prioritasnya, penanganannya campur ada yang beton ada yang aspal hotmix,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, rusaknya ruas jalan di wilayah Tamansari dikeluhkan warga, salah satunya warga Desa Sukaluyu, Johan. Ia mengungkapkan, jalan yang ada di wilayahnya itu sudah dua kali amblas dan terjadi sekitar satu bulan lebih.

“Di situ kan masuk jalan rame, jalan umum takut ada yang kecelakaan di situ, karena kan kalau di malam hari kondisi jalan idak kelihatan,” ungkapnya.

Kondisi jalan yang kini rusak, kata dia, belum ada tindakan atau upaya dari pemerintah untuk kembali memperbaikinya. “Sempat tuh diperbaiki, tapi sekarang amblas lagi. Kami selaku warga berharap ada perhatian dari pemerintah, agar kondisi jalan di wilayah kami kembali mulus dan enak dilintasi,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Sukaluyu Rosidin mengaku memang dirinya sering mendapat keluhan warga terkait jalan rusak, dan dia pun sudah mencoba memfasilitasi dan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini pihak UPT.

“Saya sudah dua kali menyampaikan ini ke UPT, tapi jawabannya dia juga katanya menunggu informasi dari pusat, jadi belum ada kepastian kapan akan diperbaiki,” kata Rosidin saat dikonfirmasi Ceklissatu.com.

Ia pun menuturkan, bahwa jalan rusak yang ada di wilayahnya terdapat tiga titik, satu diantaranya sedang diperbaiki. “Iya ada tiga titik, tapi yang di Buniaga sedang di perbaiki,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *