Turunkan Mobilitas, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Tetap Berlakukan Penyekatan di Kawasan Puncak

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada dua akhir pekan terpantau lalu lintas di Kawasan Puncak, Bogor lenggang. Mobilitas kendaraan turun lebih dari 50 persen.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bogor, AKBP Harun, berdasarkan pemantauan selama dua pekan pembelakuan PPKM Level 4, Kawasan Puncak Bogor terpantau lenggang, volume kendaraan di atas 50 persen.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, petugas gabungan masih melakukan penyekatan di Kawasan Puncak Bogor guna menekan mobilitas warga yang ingin memasuki Kawasan Puncak.

“PPKM Level 4 ini lalu lintas Kawasan Puncak sepi. Bahkan, rekayasa one way biasanya dilakukan weekend, tidak ada. Volume kendaraan bisa turun 80 persen,” kata Harun, Sabtu (31/7/2021).

Menurut Harun, ada dua faktor yang mempengaruh aktivitas kendaraan di Kawasan Puncak. Pertama, penyekatan dilakukan serempak di wilayah aglomerasi Jabodetabek. Sehingga kendaraan yang melintas jarak jauh akan melewati sekat-sekat.

Jajaran Polres Bogor tengah melakukan penyekatan, di Simpang Gadog dan Riung Gunung, Puncak. Terkait aturan sama, bagi kendaraan selain bernomor plat F atau yang tidak bisa menunjukkan KTP Bogor maka akan langsung diputar balik.

Lebih lanjut, sambung Harun, yang kedua masyarakat saat ini lebih patuh dan mengerti pada masa PPKM ini lebih baik di rumah dan mengurangi akivitas di luar.

Diketahui, selain itu, penurunan volume kendaraan tidak hanya di Jalur Puncak, Harun menyebut dari 12 titik sekat di Kabupaten Bogor, rata-rata penuranan volume kendaran mencapai 50 persen.

“Wilayah perbatasan yang menjadi perhatian kami, seperti Cibinong, Puncak, Cileungsi, Parung, Cigombong dan rata-rata volume kendaraan menurun 50 persen,” tambah Harun.

Harun mengimbau masyarakat untuk menahan diri dahulu untuk beraktivitas di luar walau pun terpaksa beraktivitas selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak, mengurangi mobilitas serta tidak berkerumun,” pungkasnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *