Tingginya Tagihan Air, Warga Inkopad Keluhkan Pelayanan PDAM Tirta Kahuripan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Warga perumahan Indkopad Desa Sasak Panjang Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengeluhlan dan komplain atas tingginya pembayaran Air Pam PDAM Tirta Kahuripan Unit Tajur Halang.

Seperti diungkapkan salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan ia kaget saat ingin melakukan pembayaran tagihan sampai mencapai Rp 5 juta rupiah.

Bacaan Lainnya

“Saya kaget, ko bisa tinggi Seperti itu, alasannya si katanya kemarin karena Covid 19 gak ada pengecekan yah harusnya janga gitu kami kan pelanggan harusnya dengan jelas di kasih tahu jangan ini pas bayar tagihan gede banget,”kata warga yang namanya enggan disebutkan.

Ia bahkan melanjutkan bukan hanya dirinya warga hampir semua Blok di Perumahan itu kesal tingginya pembayaran air PAM.

“Warga banyak komplain ini gak ada rinciannya yang jelas terus gimana, bahkan ada yang sama dengan say malah dia biasanya Rp 50.000 rupiah sekarang bayar Rp 500.000 rupiah,”katanya.

Menanggapi hal itu Kasie Humpro PDAM Tirta Kahuripan Arfur kemungkinan terjadinya lonjakan tagihan air PDAM tidak terlepas dari efek penerapan kebijakan PSBB yang berlaku di Kabupaten Bogor dan selama pandemik COVID 19 dimana dalam usaha partisipasi PDAM dalam mencegah pnyebaran COVID 19 maka manajemen PDAM memberlakukan program pembacaan meter mandiri pada periode pembacaan bulan April dan Mei 2020

“Dimana pada saat program tersebut (pembacaan meter mandiri), pelanggan diminta untuk mengirimkan informasi angka stand meter yang tertera pada meter air pelanggan ke nomor Whatsapp yang telah disediakan, namun apabila pelanggan tidak mengirimkan informasi yang dimaksud maka PDAM akan menagihkan dengn rata-rata pemakaian air selama 3 bulan ke belakang sebagai dasar tagihan rekening air,”kata Arfur.

Arfur mengklaim, bahwa tatacara untuk pelaksanaan pembacaan meter air secara mandiri ini telah disosialisasikan kepada masyarakat baik melalui media massa, media sosial maupun pemberitahuan langsung melalui brosur dan spanduk

“Untuk pelanggan yang merasa keberatan dengan tagihannya dapat mendatangi kantor cabang pelayanan terdekat dengan membawa foto meter air terakhir untuk verifikasi dan pengecekan ulang. selanjutnya berdasarkan hasil verifikasi tersebut akan dilakukan penyesuaian besaran tagihan air pelanggan, dan kembali kami sampaikan bahwa kenaikan tagihan bukan terjadi karena kenaikan/penyesuaian tarif, karena sejak tahun 2018 hingga saat ini tahun 2020 PDAM belum melakukan penyesuaian tarif,”pungkasnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *