Tiga BUMD Kabupaten Bogor Terancam Bangkrut

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor, terancam bangkrut. Di antaranya PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM), PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE), dan PT Sayaga Wisata.

Ketiga BUMD tersebut dianggap belum mampu berkontribusi secara maksimal dalam memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Akibatnya, Pemkab Bogor pun masih ragu untuk memberikan
Penyertaan Modal Pemerintah (PMP), disamping kondisi keuangan yang mengalami defisit pada Perubahan APBD.

Bacaan Lainnya

Asisten Ekonomi dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Nuradi menjelaskan, ketiga BUMD tersebut memiliki masalahnya masing-masing.

Untuk PT LKM, Nuradi mengatakan jika BUMD di sektor perbankan ini memiliki persoalan internal yang belum terselesaikan.

“Sejauh ini untuk sektor perbankan yang sudah cukup berkontribusi adalah Bank Tegar Beriman (BTB) dan BPR Parungpanjang. Sedangkan untuk PT LKM belum maksimal karena ada persoalan diinternalnya,” jelas Nuradi, Minggu (17/10/21).

Dari persoalan yang dihadapi PT LKM sendiri, lanjut Nuradi, berimbas kepada deviden yang seharusnya dapat diterima oleh Pemkab Bogor. Sehingga BUMD yang tak banyak dikenal orang ini belum dapat berkontribusi lebih.

“Dari hasil rapat memang ada beberapa persoalan, tapi mereka (PT LKM-red) tetap memberikan laporan kepada kita selaku pemilik,” paparnya.

Untuk PT PPE, Nuradi mengatakan jika perusahaan ini
nyaris bangkrut lantaran memiliki persoalan dengan rekananya. Namun saat ini tengah berupaya untuk pulih dengan menyuplai kebutuhan dari program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) serta beberapa kegiatan lainnya.

Lalu untuk PT Sayaga Wisata rupanya melenceng dari yang diharapakan oleh Pemkab Bogor. PT Sayaga Wisata terjebak dalam pembangunan hotel disekitaran Pemkab Bogor yang merupakan salah satu rencana bisnisya.

“Kalau PT PPE kan sebelumnya memang ada persoalan dari internal dan eksternal. Dan sekarang sedang pemulihan karena perusahaanya sudah mulai jalan kembali. Sedangkan PT Sayaga Wisata saat ini tengah fokus dalam pembangunan hotelnya, jadi memang belum maksimal,” paparnya.

Sementara, disisi lain, Nuradi mencatata baru Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan Perumda Pasar Tohaga yang sudah cukup baik berkontribusi kepada Kabupaten Bogor.

Sehingga total dari enam BUMD yang ada hanya empat yang berkontribusi kepada daerah. Yakni
Bank Tegar Beriman (BTB) dan BPR Parungpanjang. Serta Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan Perumda Pasar Tohaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *