Tidak Ada PJU, Jalan Lingkar Dramaga Rawan Kejahatan dan Kecelakan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com– Jalan Lingkar Dramaga sudah hampir sekian tahun selesai dikerjakan, namun tampaknya dibiarkan begitu saja, bahkan tak jarang akibat minimnya rambu – rambu lalu linta hingga tidak adanya Lampu Penerangan Jalan Umum atau PJU mengakibatkan terjadinya kecelakaan bahkan hal itu juga menjadi kesempatan bagi para pelaku kriminalitas untuk melancaran aksinya ketika malam hari.

Seperti yang terjadi baru-baru ini sebuah cctv milik salah seorang warung merekam aksi pejambretan di JLD tempatnya di Jalan H. Abbas RT 02, RW 01, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor pada Kamis malam (27/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Warga setempat Firdaus menceritakan bahwa kronologi kejadian saat itu ada sepasang pasutri menggunakan kendaraan roda dua berbelanja di salah satu warung kelontong tiba-tiba setelah suaminya turun dari kendaraan dan istrinya menunggu di motor namun tiba-tiba seorang pelaku langsung menghampiri dan menjambret tas korban.

“Salah satu pelaku yang turun dari motor langsung menjambret tas korban yang masih duduk di sepedah motor, lalu si pelaku lari dan langsung naik sepeda motor yang temannya sudah menunggu di depan langsung melaju dangan cepat,”katanya.

Ketua KNPI Dramaga Arof Akbar mengatakan, terkait dengan jalur Lingkar Dramaga yang sering terjadi tindakan kriminal harus direspon pemerintah soal PJU.

” Padahal kita sudah meminta agar di segerakan untuk di pasang Lampu Penerangan Jalan ( PJU) di sepanjang jalan lingkar dramaga tapi hingga saat ini belum juga terpasang. ” Ujarnya.

Arof mengatakan dalam hal ini Dishub Kabupaten Bogor telah abaikan kepada keselamatan masyarakat di jalur Lingkar Dramaga bukan pertama kali terjadi kriminal pejambretan di jalan tersebut.

“Bukan hanya jambret tapi kasus pembegalan juga pernah terjadi apalagi kecelakaan lalu lintas saat malah hari,”pungkasnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *