Tiang Listrik dan Telkom di Jalan Cicadas Tegal Waru yang Bahayakan Pengendara Dikeluhkan Warga

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com– Para pengguna jalan yang melintas Jalan Cicadas – Tegal Waru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, mengeluhkan keberadaan tiang listrik dan tiang telkom yang berdiri di badan jalan dan saluran saluran drainase,

Pantauan media ini, Kamis 7 Oktober 2021 tiang listrik dan tiang telkom itu berdiri di badan jalan dan saluran drainase yang ada di Jalan Cicadas – Tegal Waru atau jalur penghubung ke beberapa desa. Meski tidak berdiri di tengah-tengah, tapi keberadaan tiang listrik itu membahayakan pengguna jalan.

Bacaan Lainnya

Salah satu pengguna jalan Fajar Andika (45) mengatakan, keberadaan tiang listrik itu mengganggu para pengguna jalan. “Iya mengganggu sekali, udah mah jalannya sedang diperbaiki, ditambah ada tiang listrik yang menjorok ke badan jalan, itu membahayakan para pengguna jalan,” ujar fajar kepada wartawan.

Fajar mengungkapkan, para pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut harus sangat berhati-hati, apalagi di malam hari. “Kalau yang enggak tahu, ini bisa ditabrak sama pengguna jalan. Apalagi di malam hari jalan ini gelap dan minim penerangan,” ungkapnya.

Sementara itu, warga sekitar Tofan menuturkan, tiang listrik yang ada di badan dan batu jalan tersebut sudah ada sejak lama. “Sudah lama, persisnya enggak tahu,” ujarnya.

Masih kata Tofan, masyarakat sangat senang dan sumringah jalan Cicadas – Tegal Waru di bangun dangan dibeton. Tapi sayang dengan adanya tiang listrik dan telkom menjadi tidak bagus. Dan bisa membahayakan pengguna jalan.

“Saya berharap kepada pemerintah dan PLN untuk memindahkan tiang listrik dan telkom tersebut ke posisi yang lebih aman. Ini posisinya membahayakan, harus dipindahkan ke posisi yang lebih aman, soalnya dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan,” tukasnya.

Sementara Menurut Manager ULP PLN Leuwiliang Uji Rahkito mengatakan untuk pemindahan itu perlu biaya sebesar Rp 1,5 juta untuk biaya pemindahan sesuai aturan perusahaan surat edaran Direksi NO .237-9 .E /012/DIR /2011.

“Dan itu sudah include dengan jasa pelaksana serta material dan biaya pun langsung masuk ke negara,”pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *