Tega, Ibu Kandung Pengidap Pikun Dikurung Anaknya Ditengah Perkebunan Teh

  • Whatsapp

BOGOR,Ceklissatu.com-Siti Warga Kampung Malimping, Desa Sukahati, Kabupaten Bogor, wanita paruh baya berumur 80 tahun terpaksa dikurung ditengah perkebunan oleh anaknya karena penyakit pikun yang dideritanya.

Data yang dihimpun, diketahui Siti sudah hampir enam bulan dikurung diruangan sempit dengan berlantaikan kayu bambu ditengah perkebunan di Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Kia, salah seorang anaknya, mengaku terpaksa mengurung ibunya sejak enam bulan lamanya. Dirinya beralasan penyakit pikun yang diderita sang ibu menjadi alasan keluarganya.

“Ibu punya penyakit pikun, sudah beberapa kali tinggal sama anak anaknya tapi susah ibunya kabur-kaburan terus, dirawatnya susah,”ucap dia, Kamis (05/08/21).

Kiapun menuturkan sudah beberapa kali sang ibu kabur dari rumahnya. “Pernah kabur ke wilayah Sentul, tapi kami cari, makannya dikurung biar tidak kabur lagi,”bebernya.

Hambatan ekonomi juga menjadi alasan keluarha terpaksa mengurung sang ibu di tengah perkebunan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Pemerintah Desa (Pemdes) Sukahati, Endang Gunawan langsung gerak cepat menindak lanjuti informasi warganya.

“Kita baru dapat informasi, rencana Siti akan dibawa ke rumah sakit Marjuki Mahdi agar ditangani,”terangnya.

Editor : Daus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *