Takut Banyak PHK, Disnaker Ngaku Jaga Komunikasi Dengan Pengusaha

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor khawatir banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan perusahaan akibat dampak dari kebijakan PPKM.

Tak ingin itu terjadi, Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengaku selalu menjalin komunikasi dengan para pengusaha.

Bacaan Lainnya

“Kami berupaya menjalin komunikasi dengan para pengusaha bahwa di situasi seperti ini hindari adanya PHK, untuk memperkecil angka pengangguran,” kata Zaenal, Rabu (11/8/21).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Kabupaten Bogor meningkat signifikan saat Pandemi Covid-19 melanda.

BPS mencatat, pada tahun 2020 pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor mencapai 14,2 persen naik tinggi dibanding tahun sebelumnya dengan angka 9,06 persen.

Zaenal menyebut, situasi Pandemi Covid-19 menjadi kondisi yang paling dilematis. Sebab, ketika pemerintah mencegah adanya pengangguran namun para pengusaha dibuat tak berkutik karena peraturan-peraturan yang diberlakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 yang meluas.

Para pengusaha, kata dia, sejauh ini telah mengikuti aturan pemerintah dalam kebijakan PPKM di dalam aturan usaha. Salah satunya dengan memberlakukan sistem shift dengan kapasitas 50 persen karyawan yang masuk.

Namun, dia menilai harus ada pertimbangan yang cukup matang. Agar sinkronisasi bisa diciptakan antara pemerintah dengan pengusaha demi memimalisir pengangguran tersebut.

“Semua sudah diatur sedemikian rupa agar pengangguran bisa diminimalisir. PHK tak bisa dihindari, tapi alhamdulillah kondisi di lapangan PHK tak terlalu besar,” jelas Zaenal.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *