Tak Terima Diberitakan Dugaan Ijazah Palsu, Kades Singajaya Jonggol Layangkan Somasi Ceklis Satu

Tak Terima Diberitakan Dugaan Ijazah Palsu, Kades Singajaya Jonggol Layangkan Somasi

BOGOR, Ceklissatu.com – Tak terima dengan pemberitaan salah media online atas judul ‘Jonggol Dihebohkan Dengan Dugaan Ijazah Palsu Kades Singajaya’, Kuasa hukum Kades Terpilih tersebut yang merasa dirugikan nama baiknya lakukan jalur hukum hak somasi.

Melalui Advokat dari Kantor Hukum HUSENDRO & REKAN, Husendro mengatakan, berdasarkan Surat Kuasa Khusus No. 083/PoA/HNR-LAW/XII/2019 tanggal 02 Desember 2019 (terlampir), baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, bertindak untuk dan atas nama H. PEIH MARKOWI, mengajukan permintaan klarifikasi dengan kronologis sebagai berikut.

Bahwa media online KORAN INDONEWS ONLINE pada tanggal 27 Februari 2020 telah memuat berita dengan judul, “Jonggol Dihebohkan Dugaan Ijazah Palsu Kades Singajaya” yang isinya berita sangat merugikan kepentingan hukum Kliennya itu.

“Dan juga tidak melalui mekanisme cover bothside terhadap Klien kami atau kami selaku kuasa hukum,” kata Husendro kepada wartawan, Selasa (03/3/2020).

Menurutnya, bahwa tindakan media online KORAN INDONEWS ONLINE tersebut diduga telah melanggar UU RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah menjadi UU Nomor 19 Tahun 2016.

“Bahwa adapun terkait permasalahan dugaan fitnah yang dilakukan sekelompok orang terhadap Klien kami tersebut dapat kami jelaskan sebagai,
bahhwa Klien kami telah dituduh membuat surat palsu dan menggunakan surat palsu sebagaimana dimaksud Pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHPidana, berdasarkan Laporan Informasi Nomor: R/3925/LI/XI/2019/RESKRIM, oleh Sdr. BINTANG R. TAMBUNAN, S.H,” paparnya.

Ia menjelaskan, Kliennya yang beratas namakan H. PEIH MARKOWI, Dengan Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Dasar Nomor: 02OAoaP0052070 atas nama PEIH MARKOWI, yang diterbitkan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI cq. Panitia Ujian Persamaan Sekolah Dasar Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, pada tanggal 6 Oktober 1990.

Adapun, Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Dasar (STTBSD) Nomor: 02OAoaP0052070 atas nama PEIH MARKOWI ini telah dilegalisir sesuai aslinya oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sebagaimana dimaksud dalam Surat Keterangan Nomor: 421/475.PNF tertanggal 10 September 2019 dan cap legalisir Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Nomor: 421/240.PNF tertanggal 14 Agustus 2019.

“Bahwa Klien kami memiliki Surat Keterangan yang Berpenghargaan Sama Dengan Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Menengah Umum (STTBSMU) Tingkat Pertama Nomor: 02OAobP0002973 atas nama PEIH MARKOWI, yang diterbitkan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI cq. Panitia Ujian Persamaan Sekolah Menengah Umum Tingkat Pertama Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, pada tanggal 1 Agustus 1996. Bahwa Surat Keterangan yang Berpenghargaan Sama Dengan Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Menengah Umum Tingkat Pertama Nomor: 02OAobP0002973 atas nama PEIH MARKOWI adalah benar ASLI sebagaimana Surat Keterangan Nomor: 424/IX-GTK/2019 tertanggal 05 September 2019 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan cap legalisir Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Nomor: 421/241.PNF tertanggal 14 Agustus 2019,” tegasnya.

Atas perihal itu, sambungnya, pada tanggal 10 Desember 2019 dan 03 Februari 2020, pihaknya beserta Kliennya itu juga telah mengklarifikasi fitnah surat palsu ini kepada Pihak Penyidik Polres Bogor dan sampai saat ini tidak benar adanya tuduhan pemalsuan surat tersebut dan status Kliennya bukanlah seorang Tersangka.

Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa jelas dengan demikian, tidak benar H. PEIH MARKOWI ijazah SD, SMP dan SMA adalah palsu dan digunakan untuk persyaratan pencalonan Kepala Desa Singajaya.

“Berdasarkan Kronologis permasalahan yang telah kami uraikan tersebut diatas, maka kami meminta KORAN INDONEWS ONLINE mengklarifikasi sebagaimana yang dimaksud dalam perihal permintaan klarifikasi ini dalam waktu 7×24 jam setelah diterimanya surat ini,” tandasnya.

Sekedar diketahui, media Koran Indonews.com memberitakan pada 27 Februari 2020 lalu dengan isi konten, terbitnya surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan dari nomor Polres Bogor nomor: B / 161 / II / 2020 / Reskrim tertanggal 7 Februari 2020 dibuka tabir yang membantunya dalam pemilihan Kepala Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Seperti isi laporan ini adalah sebagai berikut: Berdasarkan surat Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat nomor 686 / XII-GTK / 2019, tanggal 27 Desember 2019 di dapat dijelaskan tentang Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama Dengan STTB SD nomor 02 OA oa P 0052070 atas nama PEIH MARKOWI tanggal 6 Oktober 1990 datanya di Kantor Diknas Kanwil Jawa Barat.

Berdasarkan surat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dengan nomor 421/80-PNF tanggal 6 Desember 2019 diperoleh penjelasan tentang Surat Keterangan Yang Berpenghargai Sama Dengan STTB SD nomor 02 OA oa P 0052070 atas nama PEIH MARKOWI, tanggal 6 Oktober 1990 tidak ada datanya di kantor Diknas Kabupaten Bogor melaksanakan Ujian Persamaan di SD di Tegal Panjang saat di bawah Kepala Kantor P&K Kecamatan Cariu Kanwil Jawa Barat.

Sementara itu, kuasa hukum pelapor, Bintang R. Tambunan mengkompilasi melalui koneksi teleponnya, Kamis (27/2) membenarkan bahwa kliennya telah melaporkan ketidaksesuaian terkait ketidaksesuaian data ijazah salah satu kepala desa terpilih di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Penulis: Teguh Walinsa
Editor: Ayatullah

Latest news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

Related news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here