Tahun 2021, Disperumkin Kota Bogor Targetkan Renovasi Ribuan RTLH

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih. Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com -Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor berencana akan merehabilitasi 7.575 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2021.

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menyampaikan, secara umum pengajuan pembangunan RTLH terbagi dalam dua ketegori. Yakni, pendataan langsung dari pemerintah wilayah hingga melalui survei tim yang terjun langsung ke lapangan.

Bacaan Lainnya

Untuk penanganan 7.575 unit RTLH tersebut bakal dilakukan menggunakan anggaran dari berbagai sumber, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat, dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

“Kalau yang bersumber dari APBD biasanya pengajuan melalui RT, RW dan Kelurahan. Karena mereka yang lebih mengetahui kondisi wilayah. Kalau yang memakai tim survei biasanya bantuan dari pemerintah pusat seperti BSPS,” kata Esti (sapaan akrab), Senin (30/8/2051).

Selain itu, sistem pencairan RTLH juga bermacam-macam. Ada yang langsung transfer ke rekening masing-masing penerima, dan ada juga yang diberikan secara langsung berupa bahan bangunan.

“Kalau RTLH yang bersumber dari APBD Kota Bogor, biasanya langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Kalau yang bantuan dari pusat biasanya sudah berupa bahan bangunan, jadi tinggal dibangun saja,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bogor Muhamad Hutri mengatakan, setiap RTLH secara umum akan mendapatkan bantuan yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan pembangunannya.

“Kalau RTLH yang bersumber dari APBD Kota Bogor maksimal Rp12,5 juta untuk setiap rumah. Kalau dari bantuan provinsi Rp17,5 juta perunit RTLH dan kalau bantuan dari pusat Rp20 juta untuk setiap RTLH,” bebernya.

Sekedar diketahui 7.575 unit RTLH tersebut terdiri dari 1.000 Banprov Provinsi Jawa Barat, 44 unit dari Kemen PUPR, 25 unit dari program BSPS dan 6.506 unit dari APBD Kota Bogor.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *