Sudah Tahap Dua, Tiga Pejabat Tinggi Kabupaten Bogor Malah Belum Divaksin

  • Whatsapp
Ilustrasi Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com – Kendati sudah masuk pada tahap dua, program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor belum menyentuh para petingginya.

Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Kabupaten Bogor diketahui hingga saat ini belum menerima Vaksin Covid-19. Padahal, mereka merupakan pintu pembuka sebelum vaksin tersebut diterima masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Dedi Syarif menjelaskan, ada beberapa hal yang membuat tiga orang pimpinan Bumi Tegar Beriman itu belum divaksin.

Untuk Bupati Ade Yasin, Dedi mengungkapkan jika orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu harus menunggu proses skrining dahulu.

Terlebih, Ade Yasin diketahui merupakan penyintas Covid-19 yang dinyatakan positif pada 18 November dan sudah dinyatakan sembuh 28 November 2020.

“Ibu Bupati belum divaksin karena mau diperiksa dulu,” kata Dedi, Senin (8/3/2021).

Begitu juga dengan Wakil Bupati Iwan Setiawan. Dedi menyebut jika Iwan belum diberikan vaksin karena tingkat gula darahnya masih tinggi.

Hal tersebut juga yang membatalkan Iwan menjalani Vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dicanangkan Pemkab Bogor di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

“Untuk Pak Wabup, dari penilaian HBH 1C masih lebih dari 7, kalau ga salah itu 12 dan itu masih tinggi. Nanti ketika sudah tiga bulan, tidak ada komplikasi, baru boleh disuntik. Karena kondisi penerima vaksin itu harus dalam kondisi sehat dan baik,” jelas Dedi.

Sedangkan untuk Sekda Burhanuddin, di samping merupakan penyintas Covid-19, agenda Burhan sebagai pejabat di Kabupaten Bogor masih sangat padat.

Sehingga perlu penyesuaian waktu untuk Vaksinasi Covid-19.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *