Shaleh Nurangga Minta Figur Bos PDJT yang Kompeten

  • Whatsapp
Petugas berada disamping Bus Kita Trans Pakuan saat peluncuran di Balaikota Bogor, Selasa (2/11/2021). Pemerintah Kota Bogor bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mulai mengoperasikan Bus Kita Trans Pakuan hari ini. Ceklissatu.com/Dwi Susanto

BOGOR, Ceklissatu.com – Shaleh Nurangga Ketua Jaringan Advokasi Masyarakat Pakuan Padjajaran meminta agar adanya kesempatan untuk mendaftar bagi figur yang dapat membenahi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT). Pasalnya, lima calon direktur yang tersisa, disebut tak berkompeten lantaran tidak memiliki pengalaman di bidang transportasi.

“Apabila calon hasil seleksi tidak sesuai dengan yang diharapkan, ya lebih baik dianulir seleksi,” ujar Shaleh kepada wartawan, Selasa (16/11).

Bacaan Lainnya

Menurut Shaleh, Pemkot Bogor tak boleh mengulang kesalahan terdahulu, yang mengakibatkan PDJT terpuruk seperti saat ini, hingga tersandung kasus pengelolaan anggaran. “Jangan asal tunjuk lagi, jangan sampai permasalahan PDJT terulang lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengawasan terhadap proses seleksi pansel direktur PDJT.

“Hasil seleksi tersebut harus bisa membawa perusahaan daerah jasa transportasi yang saat ini sedang mengoperasikan Biskita Transpakuan bisa lebih mumpuni untuk bisa menghasilkan layanan prima bagi masyarakat, sehingga direksi harus memahami seutuhnya dunia transportasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Sebelumnya, sebanyak lima peserta seleksi calon direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) periode 2021-2025 lolos seleksi. Sementara 17 peserta lainnya gugur.

Kelima calon direktur yang dinyatakan lolos adalah Avisurjo Satyodwipo, Estu Suherman, Indra Wahyu Setiawan, Lies Permana Lestari, Rachma Nissa Fadliya.

“Ya, sekarang sudah masuk seleksi tahap dua yakni uji kelayakan dan kepatutan,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Dody Ahdiat kepada wartawan.

Kata dia, pada Selasa (9/11), peserta mengikuti ujian tertulis dan penulisan makalah yang dilakukan di Gedung IBI Kesatuan Jalan Rangga Gading, Kota Bogor.
Sedangkan pada Selasa (16/11) mendatang dijadwalkan untuk mengikuti presentasi makalah dan wawancara di Gedung Pasabean Naraya Balaikota Bogor. “Tapi waktu dan tempat masih bisa berubah,” ucap Dody.

Ia menjelaskan, seleksi Calon Direktur PDJT periode 2021-2026 dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tim tim pansel. Sehingga tidak perpanjangan waktu yang diberikan oleh pansel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *