Setelah Sekian Tahun Daring, Saat PTM Banyak Siswa yang Gugup dan Kikuk Belajar di Sekolah

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com-– Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bogor, saat ini terus berjalan setelah beberapa pekan Bupati Bogor mengatakan di Kabupaten Bogor PTM sudah boleh dilaksanakan dengan peraturan Prokes yang ketat mulai dari SD, SMP dan SMA serta SMK.

Namun setelah sekian tahun PTM baru dimulai, tampaknya banyak siswa khususnya ditingkat dasar yang saat awal awal PTM diberlakukan banyak gugup bahkan lupa cara membaca. Hala itu disinyalir bimbingan orang tua siswa kurang maksimal saat belajar secara dilakukan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Bacaan Lainnya

Hal itu di katakan Kepala Sekolah SDN Pasir Eurih Tini Gantini, dampak dari pandemi Covid-19 ini sangat luar biasa selain anak didiknya menjadi gagap saat membaca dikarenakan orang tua tidak membimbing.

“Kalau menurut saya lebih bagus tatap muka untuk belajar membaca itu. Jadi kebanyakan orang tua disini itu tidak bisa membimbing anak-anak,” ungkapnya.

Menurut Ia, selama daring anak-anak tersebut belajar kelompok dari salah satu siswa yang mempunyai Gadget selain itu pihak guru juga melakukan luring yang langsung terjun langsung ke rumah-rumah siswa.

“Selama pembelajaran tatap muka, sekolah dibatasi hanya dua jam selama PTM serta dilakukan juga pembatasan ketat terhadap jumlah siswa yang mengikuti PTM,” ungkapnya.

“Jumlah siswa dibatasi satu ruang hanya diisi 10 anak,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *