Sepekan PSBB di Depok, Warga Masih Berkerumunan Lebih dari Lima Orang Ceklis Satu

Sepekan PSBB di Depok, Warga Masih Berkerumunan Lebih dari Lima Orang

DEPOK, Ceklissatu.com – Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanagan COVID-19, Kota Depok, Dadang Wihana mengaku selama sepekan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) warga masih banyak yang berkerumun lebih dari lima orang.

“Pembatasan di tempat umum masih ditemukan banyak kerumunan lebih dari lima orang sebagaimana diatur dalam PSBB,” kata Dadang Wihana saat dikonfirmasi Rabu (22/4).

Sekira ada enam ruang lingkup yang diatur dalam PSBB sebagai upaya pencegahan penularan pandemi virus corona.

Dadang menyebut, pembatasan kegiatan di tempat umum menjadi salah satu bagian ruang lingkup larangan selama PSBB. Termasuk kegiatan di pasar tradisional, warga masih banyak ditemukan melanggar tidak menggunakan masker.

Pemkot Depok diklaim sudah mengingatkan warga di pasar-pasar tradisional agar mengikuti instruksi PSBB. Termasuk dianjurkan untuk memanfaatkan belanja online.

Indikator lain yang masih perlu dievaluasi dan ditingkatkan adalah soal moda transportasi, penurunan volume transportasi di Kota Depok hanya menyentuh11,43 persen.

Dadang juga menyampaikan bahwa pelanggaran paling besar berdasarkan laporan Polres Metro Depok lebih banyak adalah penggunaan masker dan sarung tangan.

“Kalau berboncengan yang saat masih satu KTP masih di perkenankan,” ujarnya.

Disamping ruang lingkup tersebut, Dadang mengatakan beberapa indikator ada yang berhasil misalnya seperti kegiatan belajar di rumah. Seluruh warga sudah mengikuti protokol PSBB.

Terkait indikator bekerja di rumah, beberapa perusahaan memang masih dibolehkan untuk beroperasi. Hanya masih banyak ditemukan pekerja yang tidak menggunakan masker.

“Kita sudah minta Kadisnaker untuk menindaklanjuti,” ujar Dadang.

Untuk kegiatan keagamaan cenderung baik meski ada beberapa tempat ibadah yang masih buka. Termasuk dengan kegiatan sosial budaya, banyak tempat-tempat hiburan yang tutup.

Kelima pembatasan sosial budaya rata-rata tempat hiburan dan olahraga tutup. Dengan demikian indikatir ini relatif kondusif.

Editor: Ayatullah

Latest news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

Related news

Puluhan Wartawan Depok Disuntik Vaksin Covid-19

DEPOK, Ceklissatu.com - Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Depok bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok mulai tanggal 1, 2 dan...

Ratusan Anggota Kodim 06/08 Cianjur Jalani Vaksinasi Covid-19

CIANJUR, Ceklissatu.com- Ratusan anggota Kodim 06/08 Cianjur mengikuti vaksinasi Covid 19 yang dilaksanakan di Aula Makodim Cianjur, Selasa (02/03/21). Dalam kesempatan ini Dandim 06/08...

Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kota Bogor Dikebut

BOGOR, Ceklissatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanaan Vaksinasi massal Covid-19 bagi pelayan publik di Kota Bogor dimulai sejak...

Dua Anggota Pol PP Kecamatan Kemang Ketakutan Disuntik Vaksin

BOGOR, Ceklissatu.com--Dua anggota Satpol PP Kecamatan Kemang, terlihat sangat ketakutan saat akan disuntik vaksin Covid 19. Momen ketika anggota itu ketakutan terekam dalam sebuah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here