Sepanjang Ramadan, 1.874 Obat Farmasi Diamankan Polres Bogor

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Sepanjang Ramadan, Satuan Narkoba Polres Bogor berhasil mengamankan sebanyak 1.874 butir obat jenis double G. Ribuan obat tersebut didapatkan petugas di wilayah Kecamatan Pemijahan, Kabupaten Bogor.

“Kami ungkap kasus penyalahgunaan obat farmasi ini di Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan dari satu pengedar,” ungkap Kasat Polres Bogor, AKP Eka Chandra, Minggu (9/5/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Eka mengatakan, 1.874 obat yang diamankan pihaknya dalam dua pekan pertama Ramadan tersebut terdiri dari tiga jenis. Yakni, 994 butir obat jenis heximer, 530 butir trihexpenidyl dan 350 butir obat double G jenis tramadol.

Namun begitu, dia mengaku seringkali menemukan kesulitan untuk mengungkap kasus penyalahgunaan obat farmasi tersebut.

Sebab, kata dia, obat-obat tersebut secara hukum legal untuk digunakan masyarakat, namun rentan disalahgunakan.

“Obat-obatan ini kan secara hukum legal. Tapi pembeliannya harus benar-benar menggunakan resep dokter, ini tentunya cukup menyulitkan petugas,” jelasnya.

Dia pun meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada warung atau apotek di wilayah yang menjual obat-obatan jenis double G tersebut secara sembarang kepada masyarakat. Terlebih pembeliannya tanpa menggunakan resep dokter.

“Kalau ada warung atau apotek abal-abal yang menjual obat-obatan ini secara sembarang tanpa resep dokter, silahkan adukan kepada kami agar bisa segera kami tindak. Karena pada hakikatnya apotek resmi tidak akan memberikan obas jenis double G ini secara sembarang kepada masyarakat tanpa ada resep dokter,” tandas Eka.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *