Roda As Patah, Truk Muatan Kelapa Sawit Bikin Macet di Jalan Rusak Ciampea

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com— Mobil truk yang mengangkut muatan kelapa sawit alami Patas as roda di jalan rusak dan berlubang di Jalan Raya Warung Borong Kecamatan Ciampea, pada Minggu sore pukul 17. 00 WIB 20 November 2021, akibatnya selain membahayakan pengguna jalan mobil yang ditunjang bambu, kelapa sawit yang bertebaran di jalan raya juga membuat jalanan macet .

Menurut Salah seorang warga Agus (45) mengatakan mobil truk berwarna merah yang membawa muatan kelapa sawit dari arah Rancabungur menuju Cigudeg itu diduga keberatan muatan apalagi melintasi jalan yang berlubang sehingga alami patah as roda .

Bacaan Lainnya

“Patah as roda bawa muatan kelapa sawit dari Rancabungur ke Cigudeg pas di depan masjid AL Qodim Desa Beteng, “katanya warga Cibateng Agus, Sabtu (20/11/2021).

Agus menceritakan saat ini kendaraan truk pengangkut kelapa sawit masih dalam perbaikan sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melintas dan terpaksa dialihakn ke jalan alternatif pasar baru Ciampea.

“Mobil bisa lewat tapi jalur alternatif pasar baru,”katanya.

Sementara petugas kepolisian sektor Ciampea yang sudah datang ke lokasi langsung mengatur lalu lintas.

“Ia lagi diatur lalu lintasnya sama anggota udah di lokasi ,”kata Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto.

Diketahui jalan warung Borong sudah hampir satu tahun ini kondisinya memang rusak parah dan berlubang, tidak jarang kendaraan roda empat yang alami patah as roda bahkan pengendara roda dua terjatuh di jalan berlubang.

Jalan tersebut rencanya akan diperbaiki tahun ini namun karena anggaran yang tidak ada dialihkan untuk penanganan covid19 sehingga gagal dan rencananya tahun 2022 perbaikannya.

“Memang awalnya tahun 2021 ini akan dikerjakan bahkan sudah diusulkan, namun di coret dalam usulan karena angggaran tidak ada, namun rencananya itu 2022,”kata Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah Ciampea Bondan beberap waktu yang lalu.

Bodan pun selaku kepala UPT sudah beberapa kali mengusulkan untuk perbaikan, lantaran anggaran tidak ada sehingga diharapakan masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati hati melalui jalur tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *