Rest Area Puncak Untuk PKL Pribumi

BOGOR, Ceklissatu.com – Pembangunan Rest Area Puncak, dikhususkan untuk pedagang kaki lima (PKL) pribumi di kawasan Puncak, yang sudah ditertibkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor beberapa waktu lalu.

“Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah wilayah disana untuk membantu memastikan jika PKL yang mengisi kios-kios ini adalah masyarakat asli Kabupaten Bogor dan warga sekitar,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor, Nuradi, Kamis (08/10/20).

Bacaan Lainnya

Nuradi menyebut, untuk menampung para PKL, Pemkab Bogor menyediakan 516 kios di Rest Area Puncak. Menurutnya, hal itu harus terjadi karena merupakan ‘janji’ pemerintah kepada masyarakat PKL yang terdampak penertiban di kawasan Puncak.

“Luas masing-masing kios itu 11 meter persegi. Dengan rincian 100 kios untuk PKL Basah atau sayur dan buah, dan 416 kios untuk PKL Kering atau oleh-oleh dan camilan,” jelasnya.

Untuk membangun 516 kios di Rest Area Puncak, Pemkab Bogor mengucurkan anggaran sebesar Rp16.507 miliar.

Kata Nuradi, pembangunan tersebut juga bertujuan untuk mendongkrak potensi wisata di kawasan Puncak.

“Pembangunan rest area tersebut berlokasi di lahan milik PT Perkebunan Nusantara VIII. Lahannya dekat kawasan Agrowisata Gunung Mas, dengan total luas lahannya sekitar tujuh hektar,” katanya.

Saat ini, proses pengerjaan terus digeber. Menurut Nuradi, Pemkab Bogor menargetkan pembangunan tersebut, rampung akhir tahun ini.

“Semoga tahun ini pembangunannya bisa selesai dikerjakan,” tandas Nuradi.

Editor : Daus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *