Rencana Moratorium, Ketua Dewan Berikan Catatan

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto

BOGOR, Ceklissatu.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menanggapi rencana moratorium perumahan di kawasan Cibinong Raya untuk kebutuhan pengembangan sentra bisnis terpadu atau Central Business Development (CBD).

Dia mengaku mendukung upaya yang tengah dilakukan Pemkab Bogor tersebut. Akan tetapi, hal itu harus dibarengi dengan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang matang.

Bacaan Lainnya

“Sebelum moratorium, Pemkab Bogor harus matangkan dulu revisi RTRW nya, agar kebijakannya terarah. Jangan sampai kebijakan dulu, baru revisinya,” kat Rudy, Senin (22/2/21).

Menurutnya, dalam revisi Perda RTRW tersebut juga harus dibarengi dengan pemetaan yang jelas soal pembuatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Zonasi Wilayah. Seperti kawasan industri, kawasan bisnis, hingga kawasan perkotaan.

“Termasuk lahan pertanian berkelanjutan yang juga harus diperkuat. Jangan sampai ditinggalkan. Jadi revisinya nanti harus jelas titik-titik kawasannya. Agar tertata,” jelas Rudy.

“Saya mendukung upaya ini. Tapi payung hukumnya harus jelas. Agar pembangunan bisa terarah,” ungkap Politisi Gerindra itu.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Bogor, akan membekukan (moratorium) wilayah Cibinong Raya dari pembangunan perumahan.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan, langkah moratorium tersebut menyusul rencana Pemkab yang akan mengembangkan sentra bisnis terpadu atau Central Business Development (CBD), di kawasan Cibinong Raya.

“Kami sedang kaji kemungkinan beberapa kecamatan untuk ditutup dari pembangunan perumahan. Ke depan akan lebih kepada pengembangan pusat ekonomi dan bisnis,” kata Burhan.

Setidaknya ada tujuh kecamatan di wilayah Cibinong Raya yang kemungkinan akan ditutup dari pembangunan perumahan. Di antaranya Kecamatan Cibinong, Babakan Madang, Sukaraja, Citeurep, Bojonggede, Tajurhalang dan satu opsi tambahan adalah Kecamatan Kemang.

Menurut Burhan, tujuh kecamatan itu akan saling terhubung. Di mana Cibinong menjadi sentral dalam urusan pemerintahan dan bisnis. Kemudian didukung enam kecamatan lain dalam urusan transportasi dan kemudahan aksesibilitas.

Editor:  Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *