Rektor IPB Positif Covid-19, Bima Arya Sempat Lari Pagi Bareng 3 Minggu Lalu

BOGOR, Ceklissatu.com - Rektor IPB University, Prof Arif Satria positif Covid-19. Kabar tersebut sampai ke telinga Wali Kota Bogor, Bima Arya.

BOGOR, Ceklissatu.com – Rektor IPB University, Prof Arif Satria positif Covid-19. Kabar tersebut sampai ke telinga Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Sampai semalam saya sempat chat dngan pak rektor. Kondisinya biasa-biasa saja,” kata Bima. Ia menjelaskan, memang Arif sempat terlihat kurang sehat beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Namun sejauh ini kondisinya tak menunjukan gejala apa pun. Arif pun akan melakukan isolasi mandiri di kediamannya.

Selain itu, Bima Arya memerintahkan tim Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk berkoordinasi dengan tim dokter IPB untuk melakulan tracing. Ia optimis Arif Satria akan baik-baik saja, karena ia merupakan sosok yang rajin berolahraga.

Bahkan sekitar 3 minggu lalu, Bima Arya dan Arif Satria sempat olahraga bersama. “Tiga minggu lalu saya sempat lari pagi dengan pak rektor. Dia rajun badminton, sepertinya pak rektor akan baik-baik saja, kita doakan,” ungkap Bima.

Sebelumnya, Rektor IPB, Prof Arif Satria dinyatakan positif Covid-19. Dalam keterangam persnya, Arif melakukan swab test pada 18 September 2019. “Di tengah berbagai aktivitas yang padat, atas inisiatif saya sendiri, saya melakukan test swab pada tanggal 18 September dan ternyata hasilnya dinyatakan positif,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, sabtu (19/8/2020).

Meski begitu, dirinya mengaku maaih dalam kondisi fisik yang baik dan akan tetap menjalani pekerjaannya seperti biasa. Ia akan melaksanakan tugas selaku rektor melalui koordinasi secara virtual.

“Saya akan melaksanakan protokol kesehatan untuk isolasi mandiri sampai dengan dinyatakan sembuh,” ungkapnya. Selain itu, pihaknya akan memperketat pengawasan di wilayah kampus IPB University.

“Mempertimbangkan hal tersebut saya memutuskan untuk  memperpanjang dan memperketat Masa Pembatasan Masuk Kampus, terhitung 14 hari sejak hari ini, Sabtu 19 September 2020,” terangnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *