Ratusan Warga Cikaret Terima Kartu KKS, KPM: Bingung Cara Pakainya

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Cikaret, mendapat Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Sosial Pangan (BSP) dari Pemerintah melalui Bank BNI.

Namun setelah mendapat KKS, para KPM tersebut bingung karena tidak diberi tahu tentang bagaimana cara pemakaian kartu KKS dari pihak Bank yang menyalurkan kartu BPNT tersebut.

Bacaan Lainnya

Seperti halnya diungkapkan salah seorang KPM Etih Samsiah (39). Warga RT06, RW08 itu mengatakan, bahwa dirinya masih bingung apakah kartu KKS yang dipegangnya itu bisa langsung digunakan atau tidak, termasuk jumlah bantuan yang akan diterimanya.

“Tadi cuma di kasih kartu KKS-nya saja. Tidak ada penjelasan soal bagaimana cara memakainya, dan kapan bisa dipakainya, termasuk juga saldo yang ada di dalam kartu KKS,” kata Etih usai menerima KKS di Kantor Kelurahan Cikaret.

Meski demikian, pihaknya mengaku dengan menerima kartu ini dirinya bersyukur karena mendapat bantuan dari pemerintah yang selama ini belum pernah ia rasakan. Menurutnya, bantuan ini bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah, mengingat pekerjaan sang suami hanyalah sebagai pegawai bangunan dan juga tukang ojek.

“Kartu ini atas nama suami saya. Alhamdulillah sekarang kami mendapat bantuan. Tapi engga tahu kapan bantuan itu bisa diterimanya, jumlah bantuannya pun engga tahu berapa, karena kan engga dijelaskan,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Kemas Kelurahan Cikaret, Emi Suhaemi menjelaskan, memang kartu yang diterima para KPM itu belum bisa digunakan selama satu minggu ke depan, setelah satu minggu kemudian baru bisa di cek ke e-warong untuk pergesekan apakah sudah ada saldo atau belum.

“Nah, untuk penggunaan kartu KKS ini nantinya akan kita arahkan ke e-warong masing-masing, di situ para KPM akan dibimbing oleh pengelola e-warong,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Emi, terkait berapa saldo yang ada di KKS itu pihaknya belum mendapat informasi. Yang pasti nanti para KPM yang memegang kartu KKS akan menerima sembako BPNT.

“Untuk yang ini kita belum dapat informasinya, tapi biasanya saldo yang ada di kartu KKS itu jumlahnya Rp 200 ribu, kemudian di gesek atau dibelanjakan ke e-warong untuk mendapatkan paket sembako seperti beras, lauk pauk, buah-buahan, dan juga protein lainnya,” katanya.

Masih kata Emi, pendistribusian KKS ini untuk penambahan KPM yang memang betul-betul belum pernah mendapat bantuan. Sedangkan untuk jumlahnya ada 513 KPM dan jumlah tersebut belum final karena masih ada yang harus di verifikasi seperti KPM ini apakah masih tinggal di Cikaret atau sudah pindah, dan juga apakah masih ada orangnya atau sudah meninggal.

“Jadi masih kita rekap datanya dan mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan cepat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *