Ratusan Hektare Sawah di Desa Sipak Terancam Kekeringan 

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com-Pasca  banjir bandang yang terjadi pada Senin petang (6/9/2021) lalu, selain berdampak pada infrastuktur  jembatan di 4 Kecamatan  rusak,  Cigudeg, Sukajaya,  Nanggung dan Jasinga, dan beberapa rumah warga Rusak.

Akibta banjir kadang itu juga mengakibatkan lahan pertanian  warga yang berada di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor terancam gagal panen.

Kepala Desa Sipak, Agung Suryadinata mengatakan ratusan hektare sawah di Jasinga terancam kekeringan. Hal ini imbas bencana banjir bandang yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Cidurian.
Menurut Agung air sungai cidurian yang seharusnya mengisi Bendungan Sendung Desa Sipak, beralih ke jalur lain.
“Dampak yang dirasakan dari bencana banjir bandang kemarin, yang aliran sungainya beralih ke sebelah kiri jalur baru, sehingga aliran sungai yang seharusnya dapat mengaliri area pesawahan dan lahan pertanian warga aliran sungainya meriang,”kata Agung Suryadinata saat dikonfirmasi (10/9/2021).

Ia mengatakan, lahan pertanian  warga yang terdampak dan terancam sekitar 600 hektar, dari itu pihak desa bersama dinas PUPR melaui UPT Pengairan langsung  meninjau bendungan Sendung.

“Kemarin  bersama orang dinas PUPR langsung  mengecek bendungan sendung untuk melihat kondisi  bandingan bagaimana  aliran air  kembali  ke jalur yang  semestinya  agar lahan pertanian warga  bisa juga dialiri air,”katanya.

Agung berharap  dinas PUPR  Kabupaten Bogor  segera menyikapi  keluhan para petani.

“Apalagi saat kunjungan Bupati Bogor Ade Yasin  ke lokasi Bencana pada selasa (7/9/2021) lalu berjanji  akan membuat  bendungan  agar aliran sungai Cidurian yang melintasi  wilayah  Jasinga, air kembali mengaliri  aliran yang sebenarnya,”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *