Pusat Tarik Diri Anggarkan Pembangunan Huntap, Pemkab Cari Solusi

  • Whatsapp
Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemerintah Pusat, menarik diri dalam penganggaran pembangunan hunian tetap (huntap) di wilayah bencana Kabupaten Bogor.

Akibatnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor harus mengalokasikan anggaran untuk segera memenuhi fasilitas mulai dari listrik dan air di bangunan huntap di wilayah Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika membenarkan hal itu. Rencananya, kata dia, pihaknya akan mengalokasikan biaya tersebut pada anggaran perubahan.

“Jadi anggarannya tidak dialokasikan oleh kementerian, sehinhha sekarang kita yang mengalokasikan. Nanti di anggaran perubahan,” kata Ajat, Rabu (18/8/21).

Menurutnya, anggaran yang akan dialokasikan pihaknya untuk fasilitas tersebut sekitar Rp5 miliar.

Disamping itu, Ajat mengatakan bahwa bangunan-bangunan huntap tersebut belum diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Hal itu salah satunya karena pemenuhan fasilitas yang belum terselesaikan.

“Harusnya tahun ini ya diserahterimakan untuk yang sudah terbangun karena. Sekarang kita prioritaskan dulu fasilitas air dan listriknya agar bisa segera dihuni,” jelas Ajat.

Ada sekitar 563 huntap yang dibangun pasca bencana alam banjir dan longsor menyerang wilayah Barat Kabupaten Bogor pada awal tahun 2020.

Ratusan huntap tersebut terbagi di dua desa. Masing-masing 358 di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, dan 205 di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *