Pusat Isolasi Berbasis Masyarakat Mulai Beroperasi

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor mulai mengaktifkan pusat isolasi berbasis masyarakat di enam kecamatan yang berapa di Kota Bogor untuk merawat warga setempat yang terpapar Covid-19.

Hal itu menyusul dengan tren kasus Covid-19 di Kota Bogor terus meningkat. Bahkan berdasarkan data rekap kasus harian Covid-19 di Kota Bogor pada Kamis (8/7/2021) menyentuh angka 524 orang positif dalam sehari.

Bacaan Lainnya

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut salah satu pusat isolasi berbasis masyarakat di Perumahan Bogor Raya Permai, RW 13 Kelurahan Curug, Bogor Barat sudah dimanfaatkan warga setempat yang terpapar Covid-19 untuk menjalani isolasi.

“Saya melihat warga disana saling membantu satu sama lain,” kata Dedie, Kamis (8/7/2021)

Dedie memberikan apresiasi kepada pengurus RW yang menangani pusat isolasi Covid-19 di wilayah tersebut, khususnya di RW 13 Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat.

“Dengan diaktifkannya pusat isolasi berbasis masyarakat di seluruh kecamatan, In Syaa Allah penyebaran Covid-19 di Kota Bogor bisa segera reda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedie mengatakan warga yang menjalani isolasi di lokasi tersebut nantinya akan dipantau oleh tenaga kesehatan (nakes) dari puskesmas setempat.

“Ada juga warga setempat yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, diberdayakan untuk memantau kondisi warga lainnya,” jelasnya.

Dedie juga mendapat laporan adanya tujuh warga setempat yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di pusat isolasi yang telah disediakan di wilayahnya, yakni lima dewasa dan dua anak-anak. Namun, ada juga warga setempat yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Di RW tersebut, warga yang terpapar Covid-19 ada di 13 rumah,” bebernya.

Dari keterangan warga, untuk kebutuhan bahan makanan yang disiapkan warga secara swadaya, seperti beras, minyak goreng, telur, mi instan, dan ikan dalam kemasan kaleng.

Selain itu warga RW tersebut juga membuat Gudang Sembako di rumah lainnya dan menghimpun bantuan berupa bahan makanan dari warga lainnya, bahkan menghimpun bantuan gas oksigen untuk membantu pernapasan warga yang membutuhkan.

Di RW 13 Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor ada sebanyak 12 kamar di tiga rumah warga yang diaktifkan menjadi pusat isolas berbasis masyarakat. Bahkan satu di antara tiga rumah tersebut, dijadikan tempat transit pasien yang menunggu penempatan ke rumah sakit.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *