Puluhan Tahun Jadi Pengendali Puncak, One Way Terancam Dihapus

  • Whatsapp
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi saat berdialog bersama perwakilan masyarakat Puncak di Aula Bawah Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Dwi Susanto/cekliisatu.com)

BOGOR, Ceklissatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka peluang untuk menghapus sistem one way di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor yang sudah lebih dari 30 tahun beroperasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, sistem yang telah diterapkan sejak tahun 1986 tersebut kini kondisinya tidak lagi relevan. Kemacetan di wilayah Puncak sudah sangat memprihatikan.

Bacaan Lainnya

“Kita tengah mencari pola (pengganti) untuk diterapkan. Salah satunya adalah ganjil-genap yang tengah dilakukan uji coba saat ini,” kata Budi, usai berdialog bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bogor dan Kelompok Puncak Ngahiji di Aula Bawah Pendopo Bupati, Cibinong, Rabu (8/9/201).

Rencana penghapusan one way tersebut pun sudah disiapkan secara matang. Saat ini, Kementerian tengah mempersiapkan rancangan aturan untuk payung hukum ganjil-genap sebagai pengganti.

“Sekarang kami sedang merancang aturan peraturan khusus di Puncak.
Kami terima masukan dulu dari berbagai pihak termasuk masyarakat sebelum ditetapkan,” jelas Budi.

“Namun keputusan itu tergantung dari uji coba kedua ganjil-genap akhir pekan mendatang,” tandas Budi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *