Puluhan Petugas Medis di Kota Bogor Terpapar Covid-19

BOGOR, Ceklissatu.com – Sebanyak 27 orang pegawai dari delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Bogor, terpapar Covid-19. Akibatnya, empat pusat layanan kesehatan masyarakat yang ditutup sementara adalah Puskesmas Gang Aut, Puskesmas Cipaku, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Bogor Utara, dan PKM Mekarwangi.

Sementara itu, puluhan petugas pelayanan kesehatan yang terpapar virus meliputi bidan, dokter umum, dokter internship, pegawai farmasi, analis, petugas pendaftaran, sekuriti, bagian gizi, bagian promosi kesehatan, petugas administrasi, staf, dan office boy.

Bacaan Lainnya

“Ditutup karena akan dilakukan disinfeksi menyeluruh setelah adanya petugas terpapar Covid-19,” ujar Dedie A Rachim Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Selasa (11/8/2020).

“Untuk PKM Tanah Sareal dan Semplak pelayanan tetap buka seperti biasa,” kata Dedie.

Kata dia, seluruh pegawai yang terpapar virus kini sedang menjalani perawatan dan diisolasi. Tim lacak pun terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien.

“Yang kontak erat ada yang sudah di tes swab ulang dan dilakukan karantina mandiri,” katanya.

Ia menjelaskan, temuan kasus baru Covid-19 ini merupakan hasil tes usap secara masif kepada tenaga kesehatan maupun pegawai yang ada di lingkungan tersebut.

“16 orang berdomisili Kota Bogor dan 11 orang warga Kabupaten Bogor,” ujar Dedie.

Untuk sementara waktu pelayanan dan rujukan online BPJS atau P Care dialihkan ke puskesmas terdekat. Untuk PKM Gang Aut dialihkan ke PKM Belong, PKM Cipaku dialihkan ke PKM Bogor Selatan, PKM Bogor Utara ke PKM Tegal Gundil, dan PKM Mekarwangi ke Puskesmas Kedung Badak.

Sementara pusat layanan kesehatan lainnya yakni PKM Sindang Barang, Tanah Sareal, Merdeka, dan Semplak masih beroperasi seperti biasa tetapi ada beberapa layanan yang ditutup.

Untuk PKM Sindang Barang tutup pada pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) dan PONED, PKM Merdeka tutup pada layanan laboratorium.

Dari 972 orang yang menjalani pemeriksaan tes usap pada Juli-Agustus 2020, hasilnya terdapat 27 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 70 orang lainnya masih menunggu hasil tes swab.

Penulis: Ayatullah

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *