PSBB Depok, Kapolres: Ini Soal Kesadaran Warga Bukan Penegakan Hukum

  • Whatsapp

Foto : Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Ardiansyah saat ditemui di Pos Pol 13, kolong jembatan Universitas Indonesia, Jumat (17/4/2020).

DEPOK, Ceklissatu.com – Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Ardiansyah mengatakan, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bukan hanya tentang mengejar sanksi tapi bagaimana membangun kesadaran warga mencegah penularan virus corona.

Bacaan Lainnya

“Bukan hanya masalah sanksi tapi bagaimana masyarakat memiliki kesadaran PSBB yang tujuannya untuk memutus rantai pandemi corona,” kata Azis saat ditemui di Pos Pol 13, kolong jembatan Universitas Indonesia, Jumat (17/4/2020).

Menurut Azis memasuki hari ketiga pelaksanaan PSBB sudah mulai ada penurunan pelanggaran.

Warga yang memasuki Kota Depok sudah mulai mengetahui kalau daerah tujuannya sudah menerapkan PSBB untuk mencegah rantai penularan pandemi corona.

Azis menyampaikan beberapa pelanggaran yang terjadi di hari pertama dan kedua seperti warga yang masih abai terhadap penggunaan masker saat berkegiatan di luar rumah.

Termasuk kebiasaan pengendara mobil yang masih duduk di kursi depan atau pun penumpang angkot yang melebihi kapasitas sesuai aturan PSBB yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota.

Semua pelanggaran-pelanggaran tersebut disebutkan sudah mulai berkurang di hari ketiga.

“Hari ini, hari ketiga membaik. Kita fokus sama kesadaran masyarakat dalam mentaati PSBB dalam memutus rantai pandemi virus corona,” jelas Azis.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengecek pelakasanaan hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Depok yang mulai berlaku hari ini, Rabu (15/4).

Menurut Emil, PSBB Kota Depok dibutuhkan adanya sanksi sehingga pelaksanaan PSBB menjadi semakin efektif.

Penulis: Faisal A

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *