Proyek Peningkatan Jalan Kandang Roda Pakansari yang Dikerjakan PT Lambok Ulina Diduga Tidak Sesuai RAB

  • Whatsapp
Proyek Peningkatan Jalan Kandang Roda Pakansari yang Dikerjakan PT Lambok Ulina

BOGOR, Ceklissatu.com – Proyek peningkatan Jalan Kandang Roda-Pakansari di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh PT. Lambok Ulina senilai Rp97,4 miliar diduga tidak sesuai dengan  spesifikasi teknis atau RAB.

Hal ini berdasarkan nampak dari foto-foto yang beredar diantaranya adanya pekerjaan pembuatan lantai kerja untuk penempatan udit diduga dikerjakan saat air masih menggenangi dan diduga ada yang dilakukan tanpa pemadatan atau pengecoran lantainya seperti vidio pendek berdurasi kurang dari satu menit yang di lansir Ceklissatu.com sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Sementara saat redaksi mengkonfirmasi berita vidio pada pelaksana proyek melalui pesan whatsappnya AN, mengatakan siiipp muantap, terkesan mengabaikan dugaan kesalahan tersebut.

Namun ketika diteruskan jawaban pesan whatsapp dari PPK Proyek jalan Kandang Roda- Palansari  Aldino mengaku, sudah mendapatkan informasi dari pengawas.

“Selamat mlm, trmksh informasinya..untuk titik tersebut saya sudah mendapat informasi dari pengawas bahwa saat pengecoran sdg berlangsung tb2 hujan, sempat ditunggu 2 jam tp air tidak surut..untuk itu saya sudah instruksikan bahwa LC untuk titik tersebut tidak akan terbayar..trmksh,”ujarnya, saat dikonfirmasi via watshapp.

Setelah mengetahui jawaban dari PPK proyek tersebut AN tidak berkomentar lagi melainkan hanya sepatah Waduh jawab pesan singkatnya.

Sementara saat Ceklisaatu.com mengkonfirmasi  PPK proyek Kandang Roda Pakansari Aldino melalui pesan whatsapp nya 21/8/2021. Sebelumya dirinya mengatakan bahwa titik seperti yang di langsir vidio yutube pendek Ceklissatu.com dirinya mengatakan sudah meminta pada LC untuk tidak membayar tersebut, namun menurut informasi bahwa titik tersebut sudah di tagih dan di bayarkan oleh pemerintah bagian keuangan Pemkab Bogor, namun Aldino tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Perlu diketau juga beberapa informasi data yang diperoleh Redaksi bahwa sebelumya PT.Lombok Ulina pernah menuai sejumlah masalah-masalah dalam pengerjaan proyek seperti diantaranya, pembangunan auditorium UIN  Jambi serta bahkan di Kabupaten Bogor sendiri pernah juga di tegur keras akibat tidak sesuainya pekerjaan dengan spek.

Seperti yang pernah di tegur keras oleh Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) VI meminta kontraktor dan konsultan proyek penangganan pasca bencana longsor di Gunung Mas dan Riung Gunung, Desa Tugu Selatan, Cisarua Kabupaten Bogor membongkar Jalan Puncak yang mengalami keretakan diduga juga tidak sesuai spesipikasi.

Sampai berita ini ditayangkan belum terkonfirmasi pada Andriawan selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa (BPBJ) Setda Kabupaten Bogor, beberapa pesan whatsapp yang di layangkan pun masih belum masuk.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *