PPKM Level 3, Okupansi Hotel Kota dan Kabupaten Bogor Mulai Meningkat

  • Whatsapp
Efek pelonggaran PPKM, suasana lalu lintas di Jalur Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor kembali padat, Jumat (27/8/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Akhir pekan pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 berdampak pada meningkatnya kunjungan hotel dan resto di Kota dan Kabupaten Bogor. Okupansi rata-rata mencapai sekitar 50 persen.

Berdasarkan data dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor.Okupansi hotel mencetak rekor tertinggi selama diberlakukannya PPKM. Persentasenya 56 sampai 58 persen bagi kunjungan hotel di Kota Bogor. Kenaikan kunjungan hotel itu, lantaran pada PPKM Level 3 kali ini dilakukan pelonggaran pembatasan.

Bacaan Lainnya

Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay mengatakan, menilai para pengunjung atau wisatawan mulai jenuh dengan pembatasan-pembatasan. Oleh sebab itu, ketika ada pelonggaran para pengunjung memanfaatkan untuk berlibur.

“Masyarakat patuh pada protokol kesehatan jangan abai itu sudah jadi perubahan hidup kita,” ujar Yuno.

Yuno menyampaikan, bahwa setiap hotel sudah menyiapkan standar pelayanan protokol kesehatan tertinggi dan terbaik. Sesuai dengan standar Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE). Hanya saja sejumlah hotel dan resto belum ada yang menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Sementara tidak jauh berbeda dengan okupansi Kota Bogor. Efek pelonggaran pembatasan, jalur menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan termasuk okupansi hotel dan resto.

“Rata-rata pengunjung dari kelompok keluarga dan perorangan yang masuk sejak hari Sabtu,” ujar Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo.

Budi menambahkan, peningkatan okupansi hotel di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor mulai terjadi pada hari Jumat dan Sabtu kemarin, mencapai 50 persen.

Beberapa pengelola hotel sebelumnya sudah mengantisipasi dengan menerapkan sistem protokol kesehatan (prokes) ketat. Mulai dari disinfektan kamar, resto hingga perawatan harian kolam renang dan pembatasan di area resto.

Salah satu hotel yang merasakan efek dari pelonggaran PPKM yakni Swiss-Belinn, Bogor. “Meningkat, rata-rata pengunjung weekend kemarin dari personal dan kami berlakukan prokes ketat,” ujar Dessy Vitasari, Marketing Communication Swiss-Belinn Bogor.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *