PPKM Level 3, Kota Bogor Bakal Ujicoba PTM

  • Whatsapp
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Selama lebih dari satu tahun sejak Maret 2020, Pemerintah Pusat menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk menekan penyebaran Covid-19. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menggelar ujicoba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor dalam waktu dekat. Sebab, Kota Bogor sudah berhasil menurunkan Level PPKM menjadi Level 3.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto memastikan, PTM di Kota Bogor tengah dipersiapkan dan dikaji oleh pihak terkait. Apakah PTM menunggu vaksinasi rampung 100 persen atau 100 persen vaksinasi dimasing-masing sekolah.

Bacaan Lainnya

“PTM di Kota Bogor sedang dipersiapkan, sedang dikaji ya. Apakah menunggu 100 persen vaksin ataukah 100 persen disetiap sekolah begitu bila dilakukan PTM,” kata Bima, seusai meninjau operasional di Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, Rabu (25/8/2021).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan, meski saat ini Kota Bogor sudah memasuki Level 3, namun pihaknya tak ingin tergesa-gesa dalam pelaksanaan PTM nanti.

Sebelum menggelar PTM, pihaknya akan melakukan ujicoba dan simulasi PTM di sejumlah satuan pendidikan.

“Kami tidak ingin terlalu terburu-buru menggelar PTM ini. Perlu ada persiapan dan kajian khusus agar PTM nanti tidak berdampak pada lonjakan kasus Covid-19,” kata Hanafi.

Saat ini, Disdik Kota Bogor tengah melakukan verifikasi pada sejumlah sekolah di Kota Bogor. Mulai dari tingkat SD hingga SMP. Verifikasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan sekolah dalam menyambut ujicoba PTM.

“Intinya sebelum PTM nanti kami akan menggelar ujicoba dulu. Saat ini kami sedang melakukan verifikasi dulu,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan ujicoba PTM ini bisa dilakukan. Yang terpenting, katanya, ujicoba PTM dapat digelar dalam waktu dekat ini.

Diketahui, durasi waktu pembelajaran pada ujicoba PTM nanti di masing-masing sekolah tidak boleh lebih dari tiga jam dan dilakukan secara bergantian. Verifikasi ujicoba PTM juga akan diikuti oleh 37 SMP, yang terdiri dari 20 SMP Negeri, 17 SMP Swasta, dan SD masing-masing kecamatan 6 SD Negeri dan Swasta.

“Rencananya sistem ujicoba PTM ini akan kami lakukan selama dua hari dalam satu pekan. Dengan durasi pembelajaran tidak lebih dari tiga jam, dengan kapasitas murid 30 hingga 50 persen untuk setiap kelasnya,” bebernya.

Dalam ujicoba PTM nanti, untuk tingkat SD tidak semua siswa dapat melaksanakannya. Hanya kelas 4 dan kelas 5 saja, kemudian untuk siswa SMP, hanya kelas 7 dan kelas 8 yang belajar di sekolah.

“Kelas 6 dan kelas 9 tidak, karena mereka sudah proses ke SMP dan SMA. Kalau kelas 1, 2, dan 3 SD belum direkomendasikan karena berbagai pertimbangan,” pungkasnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *