PPKM Jakarta Level 1, Antrean Calon Penumpang KRL Bojonggede Numpuk

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com--Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi DKI Jakarta saat ini sudah berada di level 1, dengan begitu kelonggaran telah dikeluarkan oleh pemerintah disemua sektor salah satunya mall sudah 100 persen.

Status PPKM Level 1 di Jakarta itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu dengan status Level 1 di Jakarta tersebut seluruh aktifitas perkantoran perlahan kembali normal menerapkan Work From Office (WFO).

Sejumlah pekerja yang mengais rezeki di Jakarta saat PPKM Level 1 kini yang biasanya bekerja di rumah saat ini sudah kembali normal bekerja setiap hari menggunakan moda transportasi kereta listrik.

Seperti yang diungkapkan Fitriani Calon penumpang KRL commuter Line di stasiun Bojonggede yang setiap hari bekerja ke Jakarta di salah satu mall di Kalibata Jakarta Selatan mengatakan saat ini mall dimana ia bekerja sudah seratus persen buka.

“Ini antre dari pagi, antre panjang (orang pada kerja Jakarta) karena sekarang sudah level satu Jakarta (PPKM). termasuk saya yang kerja di mall kalibata sekarang sudah normal sudah seratus persen,”katanya.

Sementara itu menurut Petugas Dishub Kabupaten Bogor Mengatakan antrean di stasiun KRL commuter Line Bojonggede antrean sudah terjadi sejak pukul 06.30 WIB,.

“Karena memang Jakarta sudah level 1 dan dilonggarkan ya,”kata Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Janter.

Lebih lanjut, Janter menjelaskan antrean penumpang tersebut tidak terlepas dari kembali normalnya aktifitas perkantoran di Jakarta.

“Untuk penumpang KRL masih tetap ada antrean sampai keluar pintu stasiun karena memang yang beraktifitas sudah mulai normal,” tegasnya.

Sementara itu, Janter membeberkan, saat ini penumpang Commuterline hanya wajib menunjukkan tanda bukti vaksinasi.

“Untuk syarat naik Commuterline saat ini hanya menunjukkan kartu vaksin atau aplikasi peduli lindungi,” katanya.

Sementara itu dari pantauan terlihat juga ada orang tua calon penumpang KRL yang membawa anak dibawah umur yang masuk ke dalam stasiun untuk naik kereta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *