PPKM Darurat, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Salurkan Sembako ke Warga

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor saat meninjau Posko Logistik di Gedung Wanita, Jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor, Selasa (13/7/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor memastikan stok bantuan sembako bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman), masih dalam kategori aman untuk beberapa hari ke depan.

Hal itu disampaikan oleh Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzakkir yang kini sekaligus menjadi ketua tim pendistribusian sembako, sejak diberlakukan PPKM Darurat.

Bacaan Lainnya

Muzakkir menjelaskan, sejak dibentuknya petugas pendistribusian sembako untuk masyarakat isoman pada Sabtu lalu (3/7/2021), pihaknya sudah mendistribusikan sembako sebanyak 3000 lebih untuk pasien positif Covid-19 yang tengah menjalanin isoman.

“Saat ini stok sembako di Posko Logistik, di Gedung Wanita ada sekitar 7.000 paket. Sejauh ini kami sudah mendistribusikan 3.000 lebih paket sembako untuk warga Isoman,” kata Muzakkir, Selasa (13/7/2021).

Dari total tersebut, masih ada sejumlah karung beras yang belum dipecah menjadi paket sembako. Sehingga, diperkirakan stok sembako untuk beberapa hari ke depan masih aman.

“Masih ada sejumlah karung beras yang belum kami pisah-pisahkan menjadi paket sembako. Kemungkinan stok beberapa hari kedepan ini aman,” ujarnya.

Selain untuk warga isoman, kata Muzakkir, pihaknya juga akan membagikan paket sembako tersebut untuk warga yang terdampak Covid-19.

“Kami akan distribusikan bantuan ini kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Namun tetap harus melalui prosedur yang ada,” jelasnya.

Muzakkir menjelaskan, untuk pengajuannya masyarakat bisa membuat laporan langsung kepada RT dan RW di wilayahnya masing-masing. Nanti para RT dan RW akan memberikan data tersebut kepada pihak kelurahan.

Kemudian pihak kelurahan dan kecamatan nantinya akan memberikan data tersebut ke posko logistik Covid-19 Kota Bogor.

“Jadi bantuan ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang mengajukan, dengan acuan data yang masuk kepada kami dari pihak kelurahan maupun kecamatan,” pungkasnya.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *