PPKM Darurat, Rumah Potong Hewan Kota Bogor Kebanjiran Pesanan

  • Whatsapp
Salah satu keluarga yang melakukan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Bogor, Bubulak, Bogor Barat dihari pertama Idul Ahda, Selasa (20/7/2021). Foto: Wulan

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor anjurkan warganya untuk melakukan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemotongan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Bogor, kebanjiran banyak pesanan. Tapi karena tenaga terbatas, pemotongan dibatasi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Distanak Kota Bogor, Didong Suherbi mengaku, jika pada tahun ini terjadi kenaikan permintaan pemotongan hewan kurban dari masyarakat.

“Ada 400 hewan kurban, itu dilakukan secara bertahap selama Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Jadi ini sudah full,” kata Didong Suherbi kepada Ceklissatu, di RPH Kota Bogor, Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (20/7/2021).

Jika dibandingkan tahun lalu, pada Idul Adha tahun ini, pihaknya sudah menerima sekitar 400 permintaan pemotongan hewan kurban, meliputi 300 sapi dan 100 kambing atau domba.

“Naiknya hampir 200 persen lebih kalau dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu kami hanya menerima 100 permintaan pemotongan hewan kurban dari masyarakat. Kalau tahun ini sekitar 400 lebih permintaan pemotongan,” ungkapnya.

Didong mengatakan, jika pesanan hewan kurban terlalu banyak dikhawatirkan tidak bisa terpotong semua. Lantaran kemampuan para pekerja terbatas dalam satu hari. Apalagi tempat dan peralatan di RPH Kota Bogor juga terbatas.

Sedangkan biaya pemotongan hewan kurban sebesar Rp.500 ribu hanya sampai menjadi karkas atau hewan kurban dibagi menjadi empat bagian. Kemudian Rp 1 juta sudah termasuk cincang tulang hewan. Jadi nanti penyelenggara tinggal menerima bersih.

“Kami memperkirakan satu hari itu maksimal 200 ekor saja, maksimal ya itu termasuk pengulitan, dan membagi hewan kurban menjadi 4 bagian,” ujarnya.

Hari pertama, lanjut Didong setelah Salat Idul Adha diperkirakan pukul 08.00 WIB, mulai menyembelih sapi sebanyak 30 ekor hingga pukul 11.20 WIB. Sebelum ashar semuanya sudah selesai karena panitia penyelenggara harus membagikan kepada masyarakat. Jadi diusahakan sebelum ashar sudah selesai semua.

“Orang kebanyakan ngga mau kalau lewat dari pukul 12.00 WIB, karena kalau sampai malam takutnya terkendala pendistribusiannya,” tambahnya.

Pemotongan hewan kurban di RPH Kota Bogor sendiri rencananya akan dilakukan mulai Selasa (20/7/2021) hingga Jumat (23/7/2021) mendatang. Di mana setiap harinya pihaknya menargetkan untuk memotongnya 100 hewan kurban.

“Kami melayani khusus untuk wilayah Kota Bogor, untuk menghindari kerumunan makanya diarahkan ke RPH. Jadi kami buat jadwal sedemikian rupa untuk mengantisipasi,” pungkasnya.

Diketahui, pada Idul Adha tahun ini, Pemkot Bogor menghimbau masyarakat agar melaksanakan pemotongan hewan kurban di RPH yang sudah terverifikasi. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kerumunan pada saat proses penyembelihan hewan kurban, sekaligus meminimalisir potensi penyebaran Covid-19.

Himbauan tertuang dalam surat edaran Wali Kota Bogor Nomor 400/3585-Kesra tentang protokol kesehatan penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha di masa pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Bogor.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *