PPKM, BPS Prediksi Penduduk Miskin di Kabupaten Bogor Makin Banyak

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bogor meningkat tajam akibat Pandemi Covid-19. Hal itu diperparah dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang memaksa aktifitas dibatasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor mengungkap, penduduk miskin meningkat hingga 7,69 persen ditahun 2020 atau menjadi 465.670 orang dari sebelumnya 6,66 persen.

Bacaan Lainnya

Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS)
Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani pun memprediksi hal itu akan terus mengalami peningkatan seiring kebijakan PPKM tersebut.

”Perpan­jangan PPKM bisa menambah angka kemiskinan dan peng­angguran di Kabupaten Bogor. Kalaupun angkanya turun, paling tidak turun sedikit. Tidak terlalu signifikan,” kata Ujang, Minggu (8/8/21).

Penduduk miskin tersebut adalah dampak daripada meningkatnya angka pengangguran di Kabupaten Bogor. BPS mencatat saat ini orang tidak bekerja mencapai 14,29 persen.

Kata Ujang, pihaknya belum melakukan penelitian lebih dalam untuk kondisi ditahun 2021 yang juga disebabkan PPKM karena aktifitas dibatasi.

”Untuk angka kemiskinan level kabupaten muncul di akhir tahun. Kita melakukan survei dua kali. Pertama Ma­ret, untuk sempel ada 1.300 rumah tangga yang kita teliti garis kemiskinannya dan 1.200 orang untuk angka pengang­gurannya. Efek PPKM ini kita potret kembali pada Septem­ber 2021,” terangnya.

Ujang melanjutkan, imbas PPKM beberapa sektor eko­nomi juga akan mengalami hasil yang negatif. Mengingat banyaknya usaha yang tutup, karena tidak kuat dengan PPKM yang sudah berjalan hampir satu bulan ini.

”Sektor paling terkena ada­lah industri, juga perdagang­an sangat terdampak di PPKM ini. Hal ini dapat menggang­gu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor. Yang pasti akan menambah angka ke­miskinan juga pengangguran,” tandas Ujang.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *