PKS Pelototi Proyek Masjid Agung

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Barat, Haru Suandharu menegaskan, Fraksi PKS DPRD Jawa Barat mendukung penuh penyelesaian Masjid Agung Kota Bogor.

“PKS Kota Bogor juga diminta mengawal dan mengawasi proses penyelesaiannya. Pastikan selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan,”ungkap Haru, usai mengunjungi lokasi pembangunan Masjid Agung.

Bacaan Lainnya

“Pembangunan Mesjid ini baru 40 persen Sedangkan sisa waktu pengerjaan tinggal 1,5 bulan,”papar dia, yang didampingi anggota Fraksi PKS Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Kota Bogor Iwan Suryawan, rombongan susuri tiap bagian Masjid yang berada di Jalan Nyi Raja Permas, Kecamatan Bogor Tengah.

“Saya kira proses pembangunan Masjid Agung dan Alun-alun Kota Bogor ini harus kita kawal bersama. Ini adalah uang rakyat. Jangan sampai Pemerintah kalah cepat membangun masjid dibandingkan masyarakat”, ujar Haru melalui keterangan tertulisnya, Senin (1/11).

Menurut dia, Fraksi PKS DPRD Jawa Barat mendukung penuh penyelesaian masjid ini. PKS Kota Bogor juga diminta mengawal dan mengawasi proses penyelesaiannya. Pastikan selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan“, tambah Kang Haru.

Keresahan Fraksi PKS bukan tanpa alasan. Masjid Agung yang diharapkan menjadi pusat ibadah masyarakat muslim Kota Bogor ini belum selesai sejak 2015 dan sempat terhenti pembangunannya selama tiga tahun karena gagal lelang. Terlebih lagi, Provinsi Jawa Barat telah anggarkan bantuan keuangan sebesar 48 milyar di tahun 2016 dan 50 milyar di tahun 2017, namun tidak terserap optimal.

“Pesan Kang Haru pada kami sangat jelas. Kawal dan selesaikan pembangunan Masjid Agung. Meski pelaksanaan pembangunan adalah ranah eksekutif, insya Allah kami siap laksanakan peran penganggaran dan pengawasan secara maksimal sesuai perintah pimpinan. DPRD Kota Bogor telah anggarkan sebesar 15 miliar di 2020, namun sayang tidak terserap. Di tahun 2021 sebesar 32 miliar. Alhamdulillah sekarang sedang proses pembangunan. Kami akan kawal terus agar Masjid ini kembali berdiri dan dapat digunakan segera untuk beribadah”, tegas Atang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *