Pinjam “Tangan” Pusat, Bupati Segan Tertibkan Bangunan Komersil Puncak yang Dikuasai Bangsawan?

  • Whatsapp
Bupati Bogor Ade Yasin

BOGOR, Ceklissatu.com – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta pemerintah pusat untuk secara masif menyelamatkan kawasan wisata Puncak dari komersialisasi.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan. Selain menjaga keindahan alam, Puncak juga merupakan kawasan yang rentan akan bencana.

Bacaan Lainnya

“Kita harus bersama-sama melakukan perlindungan di sini, hutan-hutan di sini, kebun-kebun di sini, dikembalikan fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Insyaallah kalau semua dikembalikan secara masif, saya kira Puncak akan selamat. Tentunya, tanpa mengurangi esensi pariwisata, pariwisata alam seperti tea walk, cross country kan menarik juga, tanpa harus membangun bangunan kokoh dan betonisasi,” kata Ade Yasin pada kegiatan Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) 2021, di Puncak, Cisarua, Senin (8/11/21).

Ajakan tersebut tak lepas dari adanya ‘kekuatan besar’ di dalam kawasan wisata Puncak. Dimana Ade Yasin sendiri yang sebelumnya mengungkap hal tersebut.

Dia menyebut jika banyak lahan di Puncak beralih fungsi. Dari Hak Guna Usaha (HGU) menjadi bangunan komersialisasi yang melibatkan para petinggi negara.

“Yang paling sulit diantisipasi dan kita ga bisa galak adalah, yang beli kepada penggarap itu adalah orang-orang berdasi dan berpangkat. Istilah kami bangsawan lah begitu. Ketika bangsawan masuk, ya galakkan bangsawan daripada kita, ini kan agak sulit juga,” cetus dia.

“Jadi kami juga perlu berkolaborasi dengan pihak pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota lain untuk sama-sama mengawasinya,” kata Ade Yasin.

Diketahui, kegiatan Hantaru tersebut dihadiri oleh Kementerian ATR/BPN, Pemprov DKI, Pemprov Jawa Barat, Pemerintah Depok, Bekasi, Tangerang, Cianjur dan Sukabumi.

Pada kegiatan itu, Kementerian ATR/BPN menginisiasi program penanaman pohon dan pembangunan sumur resapan dengan konsep perlindungan lingkungan hidup sekaligus pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan penanaman ini simbolik, kita mau menghutankan lagi kawasan Puncak. Hari ini secara simbolik, kita juga jalan kaki atau tea walk. Hari ini juga berkumpul Wagub Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Banten, dan dari daerah sekitar Bogor juga hadir dalam upaya penyelamatan kawasan Puncak lebih masif,” kata
Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *