Pilkada Ditunda, Bawaslu Kota Depok Berhentikan Panwas Sementara

Komisioner Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana

DEPOK, Ceklissatu.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok merumahkan sementara sekira 200 Pengawas Kecamatan dan Kelurahan lantaran pelaksanaan Pilkada 2020 ditunda.

Komisioner Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana menyampaikan, pemberhentian sementara tersebut sudah sesuai dengan instruksi Bawaslu RI menanggapi penundanaan Pilkada 2020.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 200 panwas kecamatan sudah dilakukan pelantikan sejak Januari 2020 sementara untuk panwas kelurahan dilantik sekira pertengahan Maret 2020. Kini mereka terpaksa diberhentikan,” kata Dede saat dikonfirmasi Jumat (3/4).

Dede menyebut imbas dari adanya pemberhentian sementara terhadap panwas tersebut, Bawaslu tidak memungkiri mengalami kendala terhadap pengawasan khususnya di level kecamatan dan kelurahan.

Secara kelembagaan ada dua kelembagaan untuk pengawas ad hoc di Bawaslu. Satu di kecamatan yang secara personil ada 3 orang dibantu sekretariat.
Dan satu yang lainnya berada di kelurahan sehingga total kurang lebih 200 orang  jajaran Bawaslu yang terpaksa harus dirumahkan sementara.
Dede menyebut pihaknya saat ini tengah menunggu penggodokan waktu penundanaan pilkada 2020 yang tepat dari pemerintah.

Pihaknya juga tengah menunggu peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk penundanaan pilkada 2020.

“Berkaitan dengan masa penundaan kita masih menunggu kejelasan batas waktu penundanaan. Nah ini kan masih dipertimbangkan paket opsi nanti kita tunggu mau sampai kapan,” katanya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *