BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sinte yang disembunyikan dengan modus tidak biasa, yakni di dalam batang sayur kangkung. 

Aksi penyelundupan narkotika itu terekam kamera CCTV saat seorang wanita datang menggunakan jasa ojek online untuk mengantarkan paket makanan yang ditujukan kepada seorang warga binaan kasus narkotika, pada Selasa (21/7/2026).

Upaya penyelundupan narkotika itu berhasil digagalkan setelah petugas mencurigai salah satu batang kangkung saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap makanan titipan. 

Baca Juga: 19,14 gram Narkotika Jenis Sabu Gagal Beredar di Bandung, Penyelundupan di Alat Kelamin Tercium Juga

Batang kangkung tersebut terasa lebih keras dibandingkan biasanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan bungkusan berisi narkotika jenis sinte yang disembunyikan di dalam batang kangkung. 

Modus tersebut diduga sengaja dilakukan untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

Baca Juga: BNN Gagalkan Penyelundupan Hashish 7.8 Kilogram Jaringan Rusia di Bangli

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan 10 paket narkotika jenis sinte dengan total berat mencapai 6,5 gram.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Sopiyana, mengatakan paket makanan tersebut dibawa oleh seorang wanita yang merupakan istri dari salah satu warga binaan kasus narkotika. 

“Paket makanan tersebut dibawa oleh seorang wanita yang merupakan istri dari salah satu warga binaan. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan narkotika jenis sinte yang disembunyikan di dalam batang kangkung,” kata Sopiyana, saat dihubungi, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Rutan Bandung Perketat Pengawasan, Penyusup HP dan Narkoba Diincar Habis-Habisan, Sel Digeledah Satu per Satu

Saat ini, kasus dugaan penyelundupan narkotika tersebut telah dilimpahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. 

Polisi akan menelusuri asal-usul narkotika tersebut serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam upaya penyelundupan ke dalam lapas.