Petani Banjar Minta DPRD Sediakan Lahan Pertanian

  • Whatsapp

BANJAR,Ceklissatu.com-Para pengrajin batu bata merah yang berada di Kelurahan Pataruman, berinisiatif untuk alih profesi menjadi petani, dikarenakan semakin terbatasnya bahan baku batu bata merah.

65 orang warga yang bergabung dalam Kelompok Warga Tani Kota Banjar, mencoba untuk bertani dengan menggarap lahan mandiri. Namun karena kekurangan lahan yang mereka garap, akhirnya mencoba datang ke DPRD untuk penyediaan lahan pertanian tersebut.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Kelompok Warga Tani Kota Banjar yang diwakili belasan anggotanya ke Kantor DPRD Kota Banjar untuk menyampaikan keinginan untuk penyediaan lahan pertanian diterima oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar Asep Saefurrohmat di ruang Paripurna, Senin ( 06/09/21).

Menurut Agus Rohmat Ketua Kelompok Warga Tani Kota Banjar, kedatangannya ke gedung DPRD untuk berkonsultasi untuk penyediaan lahan pertanian di wilayah Pataruman.

” Awalnya kami adalah pengrajin batu bata merah, namun karena kami sudah kesulitan dengan bahan baku untuk membuat batu bata merah, kami berniat untuk beralih ke pertanian.Sehingga membentuk Kelompok Warga Tani Kota Banjar. Dan saat ini kami sedang membudidayakan kacang kedelai dan jagung. Namun karena keterbatasan lahan yang akan kami garap, kami meminta DPRD untuk penyediaan lahan pertanian, ” ucapnya.

Menyikapi keinginan dari Kelompok Warga Tani Kota Banjar, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar Asep Saefurrohmat menyampaikan untuk keluhan terkait lahan pertanian, pihaknya akan mencoba berkomunikasi langsung dengan pemilik lahan yang Kelompok Warga Tani ajukan.

” Kita akan coba komunikasikan dengan pemilik lahan,seperti pihak Perhutani atau Kementerian lainnya. Kita juga akan mengkaji secara eksplisit apakah ini hanya sebatas penggunaan lahan saja atau yang lainnya, ” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *