Penggalangan Untuk Pengobatan Depi Korban Tronton mulai dilakukan

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com-Penggalangan dana untuk membantu Pengobatan Depi (16) siswi SMK Permatasari yang jadi korban kecelakaan di depan SPBU Cilangkal pada 19 Agustus 2020 mulai dilakuka  oleh Aliansi Peduli Depi. Penggalangan ini dilakukan di dua titik.

Titik pertama penggalangan dilakukan di pertigaan Huluarang desa Sukasari yang di inisiatori oleh komunitas Silaturrahmi Warga Rumpin (SWR), sementar titik ledua dilakukan di pertigaan asem Cisauk yang diinisiatori oleh komunitas Cisauk Kampung Kecil Banyak Ceritanya (CKKBC).

Sementara bantuan juga datang dari lembaga swadaya masyarakat Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) yang saat ini tengah mengupayakan pembayaran pembayaran tunggakan BPJS keluarga Depi.

Ridwan atau biasa di sapa kang Wongli dari MPB kecamatan Rumpin menerangkan bahwa pihaknya membayarkan tunggakan BPJS keluarga Depi dan harapannya besok Depi sudah bisa dibawa ke Rumah Sakit untuk melanjutkan pengobatan.

“Kebetulan setelah mendapat kabar dan berkunjung ke kediaman Depi, ada member kami di LSM MPB bersedia membantu membayarkan tunggakan BPJS keluarga Depi, semoga hal ini dapat membantu proses pengobatan Depi”. Tutur Wongli.

Disisi lain, Junaedi Adhi Putra ketua Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) sekaligus juru bicara Aliansi Peduli Depi menyampaikan apresiasi terhadap warga Rumpin dan berbagai pihak yang sudah peduli dan membantu meringankan beban Depi dan keluarga. Junaedi menjelaskan bahwa dukungan dan perhatian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, mengingat selain biaya rumah sakit, masih dibutuhkan banyak biaya lainnya selama pengobatan yang itu tidak tercover BPJS.

“Selain biaya rumah sakit yang di cover BPJS, masih dibutuhkan banyak biaya lainnya yang tidak tercover BPJS, seperti pengadaan kantong stoma secara berkelanjutan, biaya untuk keluarga yang menunggu di RS dan lainnya. Dan ini semua menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan semua kebutuhannya terpenuhi, mengingat hingga saat ini keluarga Depi belum memilki penghasilan tetap.”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *