Pendemi Covid-19, Atty Somadikarya : Minta Pemerintah Perhatian Pada Koperasi

Atty Somaddikarya salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor (ceklissatu.com/Ayatulah)

BOGOR, Ceklissatu.com – Atty Somadikarya salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, agar memberi perhatian kepada koperasi yang sudah berkiprah dan membantu program pemerintah.

“Kami mendesak pemerintah tidak ‘cuek’ dan jangan membiarkan koperasi-koperasi mati suri tanpa di berikan solusi ditengah pandemi Covid-19,” ungkapnya, Rabu (27/05/2020).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, masa pandemi Covid-19 berdampak pada semua koperasi, baik  koperasi syariah maupun koperasi konvesional. Diperkirakan, penarikan tabungan nasabah bisa tembus 70-80 persen.

“Namun tidak ada yang peduli atas mati dan hidupnya koperasi khususnya di kota Bogor,”ujarnya.

Atty melanjutkan, bagi koperasi yang tidak memiliki cadangan finasial memadai, maka akan terjadi gagal bayar.

Namun jika yang kuat fondasinya, maka koperasi itu bisa melewati garis aman di masa pandemik ini, tanpa harus  merumahkan karyawannya.

“Tapi sampai kapan bisa bertahan jika PSBB selalu di perpanjang?” ujar Atty.

Di sisi lain, Atty pun merasa bersyukur koperasi yang dipimpinnya,  KSU Karya Mandiri tetap bertahan karena pengalaman yang sudah cukup matang selama 25 tahun.

“Jam terbang dengan sayap yang kuat menjadikan Koperasi memenuhi kebutuhan anggota dan bisa melayani anggota yang puluhan ribu jumlahnya, dan didominasi kaum perempuan di kota dan kabupaten Bogor,” ungkap Atty yang merupakan Ketua KSU Karya Mandiri ini.

Penulis: Ayatullah

Editor: Edwin Suwandana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *