Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PSBB 10 April 2020 Mendatang

  • Whatsapp

 

JAKARTA, Ceklissatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat, (10/04/2020) mendatang. Keputusan tersebut ditetapkan setelah Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda yang diikuti jajaran TNI / Polri.

Bacaan Lainnya

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, melalui telekonferensi pers di balai kota mengatakan, Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.01.07/Menkes/239/2020.

“Efektif mulai hari Jumat, 10 April 2020 akan berlaku selama 14 hari dan bisa di perpanjang,” kata Anies, Selasa malam, (07/04/2020).

Anies meminta, agar masyarakat bisa memahaminya dengan baik. Sebelum diberlakukan pada Jumat mendatang sosialisasi masif bakal dilakukan selama dua hari yakni Rabu (08/04/2020) dan Kamis, (09/04/2020).

“Kita harap Jumat seluruh masyarakat Provinsi DKI Jakarta agar mentaati. Sosialisasi Rabu dan Kamis akan dilakukan secara masif dan detail. Diharapkan Jumat dilaksanakan bersama-sama,” tambahnya.

Himbauan Pemerintah tersebut,  mengharuskan masyarakat untuk menjalankan seluruh kegiatan belajar, bekerja dan beribadah di rumah masing-masing. Sebab, hal ini akan memiliki manfaat yang besar sebagai upaya pencegahan Virus Corona (COVID-19).

“Ini penting karena keputusan ini untuk melindungi kita semua dari kemungkinan penularan virus yang berasal dari orang lain,” ujar Anies.

Secara prinsip, lanjut Anis, Pemprov DKI Jakarta sebetulnya sudah melakukan PSBB dengan menerapkan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Begitu pun dengan pembatasan transportasi semuanya sudah dilakukan dalam tiga pekan ini.

“Bedanya, saat ini ada aturan yang mengikat sehingga penegakan hukum bagi yang melanggar bisa dilakukan,” lanjut Anis.

Kegiatan berkerumun di luar ruangan misalnya, hanya diperbolehkan bagi maksimal 5 (lima) orang. Lebih dari itu, tidak diizinkan.

“Bagi yang melanggar, kepolisian akan melakukan penertiban. Patroli akan ditingkatkan. Untuk itu, kami berharap seluruh masyarakat menaati,” pungkasnya.

Editor: Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *