Pemkab Terima Bantuan Belasan Oksigen dari Jabar, Nuradi : Kita Salurkan ke Rumah Sakit

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Pemerintah Kabupaten Bogor, menerima bantuan belasan tabung beserta oksigennya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, di Posko Oksigen, BPBD, Cibinong, Selasa (14/7/21).

“Ada 12 tabung dan oksigennya yang kami terima dari Pemprov Jawa Barat. Alhamdulilah,” ujar
Ketua Posko Oksigen Kabupaten Bogor, Nuradi.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, belasan oksigen tersebut akan langsung disalurkan ke beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang memang sangat membutuhkan.

“Bantuan kita salurkan secara bertahap ya. Kita berharap ada bantuan tambahan lagi dari Provinsi Jabar,” kata Nuradi.

Dalam kondisi ini, Nuradi mengaku jika Pemkab Bogor pun tengah berupaya menambah stok oksigen dengan melakukan pengadaan.

“Kita juga sedang memproses untuk pengadaan, begitu pun dari Dinas Kesehatan. Karena kita harus buffer stok tabung oksigen manakala ada kebutuhan dari rumah sakit kita akan suplai dan ditukar,” jelas Nuradi.

Meski terbatas, Nuradi memastikan semua rumah sakit baik milik daerah maupun swasta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan oksigen tersebut.

“Kita beri kesempatan kepada rumah sakit swasta, kita akan bantu pengisian ke krakatau steel Cilegon, contohnya sudah ada dari rumah sakit sentosa baru sampai tadi pagi. Kalau rumah sakit swasta mau ngisi itu tidak dibatasin, bahkan kita angkut kurang lebih 110 untuk 5 rumah sakit swasta,” pungkas Nuradi.

Sebelumnya diberitakan,

Pemerintah Kabupaten Bogor, memutuskan untuk membangun Pos Komando (Posko) Ketersediaan Oksigen demi memenuhi kebutuhan medis penanganan Covid-19.

“Posko ketersediaan oksigen ini untuk mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan dalam pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin.

Melalui surat Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/365/Kpts/Per-UU/2021 yang ditetapkan di Cibinong pada tanggal 12 Juli 2021, posko tersebut dibangun di Gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Ade Yasin, Posko Ketersediaan Oksigen ini juga dibangun untuk mengendalikan pendistribusian oksigen mulai dari pabrik, distributor, agen penyalur hingga ke Fasyankes dan masyarakat.

“Kami libatkan unsur dari Lanud Atang Sendjaja, unsur Kodim 0621, Polres Bogor, serta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dalam bidang pengadaan dan distribusi, yang salah satu tugasnya adalah mengawasi dan mengawal distribusi oksigen dari produsen, distributor, agen, sampai ke Fasyankes dan masyarakat,” jelas Ade Yasin.

Editor : Ayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *