Pemkab Ogah Bayar Rp32,5 Juta Untuk Buang Sampah di Nambo

  • Whatsapp

BOGOR, Ceklissatu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menyampaikan keberatannya saat Pemkab Bogor diwajibkan membayar sebesar Rp32,5 juta per hari untuk membuang 260 ton sampah di TPPAS Nambo.

“Kita punya tanah di sana sekitar 15 hektar, kita sudah berkontribusi ikut membangun dan membebaskan lahan, masa bayarnya disamakan dengan daerah lain,” cetus Burhan kepada wartawan, Selasa (26/10/21).

Bacaan Lainnya

Beberapa daerah yang akan menggunakan TPPAS Nambo diketahui antara lain Kota Bogor, Tangerang, dan Kota Bogor.

Menurut Burhan, kewajiban bayar yang ditentukan itu tidak lah adil. Apalagi TPPAS Nambo lokasinya berada di wilayah Kabupaten Bogor, yakni di Kecamatan Klapanunggal.

“Kita punya lahan, dan ini ada di wilayah kita. Jadi tolong lah, bayarnya jangan disamakan dengan kota atau kabupaten lain,” tega Burhan.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus menelan pil pahit setelah dikabarkan memiliki kewajiban membayar uang operasional untuk membuang sampah ke TPPAS Nambo.

Kabarnya, Pemkab Bogor harus menyiapkan anggaran sebesar Rp32,5 juta per hari untuk membuang sampah sebanyak 260 ton sesuai jatah yang didapatkan dari Pemprov Jawa Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Asnan tak menampik hal tersebut. Menurutnya, anggaran sebesar itu merupakan kalkulasi pengangkutan sampah senilai Rp125 ribu per ton.

“Jadi kita anggarkan untuk membuang sampah di sana selama enam bulan tapi masih rencana, karena keterbatasan anggaran,” ungkap Asnan.

Tempat pembuangan sampah milik Pemprov Jawa Barat yang ada di Kecamatan Klapanunggal itu direncanakan beroperasi pada tahun 2022 sekitar 40 persen dari kapasitas 1.800 ton.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *